logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

JK Nilai Inisiatif MBG Perlu Dievaluasi, Pelaksanaan Diserahkan Hingga Area, Bukan BGN

108
×

JK Nilai Inisiatif MBG Perlu Dievaluasi, Pelaksanaan Diserahkan Hingga Area, Bukan BGN

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Mantan Wakil Pemimpin Negara Jusuf Kalla (JK) menilai pelaksanaan Inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu dievaluasi. Menurutnya, pelaksanaan MBG sebaiknya diserahkan kepada pemerintah Area, bukan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Evaluasi pelaksanaan Kan semuanya dievaluasi, bukan evaluasi projek, tidak Evaluasi pelaksanaan,” kata JK kepada wartawan, Sabtu (5/4/2025).

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) ini berkata, evaluasi pelaksanaan bisa mencakup lembaga yang menyelenggarakan MBG.

“Ya bagaimana, apakah dibutuhkan secara nasional (atau) dilokalkan?” ujar JK.

Menurutnya, beban BGN terlalu berat bila harus Mengadakan MBG Di seluruh Area hingga tingkat kecamatan. Sebagai itu, JK menyarankan agar pelaksanaan Inisiatif MBG bisa diberikan Di pemerintah Area.

“Kalau ini kan BGN sampai Hingga kecamatan, mana bisa. Serahkan Hingga Area saja pelaksanaan contohnya,” ucap JK.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) Berkata Inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan Di 38 provinsi Di Indonesia. Hal itu diungkap Kepala BGN Dadan Hindayana usai melaporkan perkembangan pelaksanaan Inisiatif MBG kepada Pemimpin Negara Prabowo Subianto Di Senin (24/2/2025), di lansir sindonews.

“Tadi hanya melaporkan Yang Berhubungan Bersama Bersama pelaksanaan Inisiatif Makan Bergizi yang hari ini alhamdulillah sudah lengkap Di 38 provinsi, Sebab yang Papua Di Terbaru berjalan hari ini, dan hari ini sudah bertambah 117 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi,” ujar Dadan Di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Dadan menekankan capaian ini menjadi langkah signifikan Di pemerataan akses gizi Untuk Komunitas. Dadan juga menyebut pekan ini Inisiatif tersebut sudah bisa melayani lebih Di 2 juta penerima manfaat.

“Dari Sebab Itu Di waktu satu setengah bulan, alhamdulillah sekarang sudah mencapai Di 38 provinsi dan Di 693 satuan pelayanan, Minggu ini insya Allah sudah bisa melayani lebih Di 2 juta penerima manfaat,” jelasnya.

(Agus)