Targetberita.co.id Lebak – Banten, Pemerintah Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan menggelar aksi bersih-bersih sampah pada Jumat (27/02/2026) pagi, bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Kegiatan dipusatkan di Lapangan Desa Lebak Parahiang yang selama ini kerap menjadi titik penumpukan sampah liar.
Aksi gotong royong ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Lebak Parahiang Jaro Iwan bersama perangkat desa.
Turut hadir Camat Leuwidamar H. Agung Nugraha, S.KM., M.M., unsur RT/RW, tiga anggota Polsek, serta warga setempat yang ikut secara sukarela.
Sejak pagi hari, peserta membersihkan sampah yang berserakan di sekitar lapangan, mengumpulkannya dan memilahnya untuk memudahkan proses pengangkutan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemerintah desa bersama masyarakat tidak tinggal diam menghadapi persoalan kebersihan lingkungan.
Kepala Desa Jaro Iwan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal penataan sistem pengelolaan sampah di desa.
“Kami ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah desa. Hari ini kami turun langsung bersama perangkat desa, kecamatan, aparat kepolisian, dan warga sebagai bentuk keseriusan kami,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Lapangan Desa Lebak Parahiang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh oknum tidak bertanggung jawab dari dalam maupun luar desa, yang merusak pemandangan dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, Jaro Iwan mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa Lebak Parahiang telah melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak untuk mencari solusi terkait persoalan sampah.
“Alhamdulillah, kami sudah berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Lebak. Tahap uji coba akan dilakukan pada hari Minggu mendatang, dimana sampah di Desa Lebak Parahiang akan diangkut oleh pihak DLH.
Kesepakatan pengangkutan secara berkala belum dibuat dan akan dilihat dari hasil uji coba ini,” jelasnya.
Ia berharap dengan adanya pengangkutan pada uji coba tersebut, masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Pemerintah desa juga berencana melakukan sosialisasi lanjutan untuk meningkatkan kesadaran kolektif warga.
Camat Leuwidamar H. Agung Nugraha, S.KM., M.M. memberikan apresiasi atas inisiatif dan langkah cepat pemerintah desa dalam menangani persoalan sampah.
Menurutnya, persoalan sampah membutuhkan sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dinas terkait, serta dukungan aktif masyarakat.
“Kami dari Kecamatan Leuwidamar sudah berkoordinasi dengan DLH agar dapat melakukan pengangkutan sampah sebagai uji coba pada hari Minggu. Ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan, desa, dan dinas terkait. Kami sangat mengapresiasi kekompakan yang terlihat hari ini,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa uji coba pengangkutan sampah pada hari Minggu akan dievaluasi untuk memastikan efektivitas dan melihat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, sebelum menetapkan kebijakan pengangkutan selanjutnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah desa berharap tidak hanya tercipta lingkungan bersih dan sehat, tetapi juga tumbuh kesadaran kolektif bahwa membuang sampah sembarangan adalah kebiasaan yang harus dihentikan.
Aksi gotong royong di bulan Ramadan menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial.
Pemerintah desa menghimbau seluruh warga Desa Lebak Parahiang maupun masyarakat luar desa agar tidak lagi menjadikan lapangan dan menjadikan lapangan dan fasilitas umum sebagai tempat pembuangan sampah.
Apabila uji coba pengangkutan oleh DLH berjalan lancar, akan dipertimbangkan untuk menjadikannya sebagai solusi dalam penanganan sampah di Desa Lebak Parahiang, demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang.
(Apiyudin)












