logo tb
BengkuluBeritaDaerahHukumKab. Bengkulu UtaraNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

‎HASIL FINAL INVESTIGASI KEMATIAN SISWA MIN 2 KETAHUN

84
×

‎HASIL FINAL INVESTIGASI KEMATIAN SISWA MIN 2 KETAHUN

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Bengkulu Utara – Bengkulu, Polres Bengkulu Utara bersama Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi mengumumkan hasil investigasi menyeluruh terkait meninggalnya siswa berinisial MS (Fatih) dari MIN 2 Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun.

‎Berdasarkan fakta medis dan pengujian laboratorium, penyebab kematian dipastikan bukan karena keracunan makanan.

‎Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H. memaparkan bahwa diagnosis tim medis menunjukkan adanya pendarahan hebat dan penggumpalan cairan di kepala.

Kondisi ini menyebabkan penurunan kesadaran drastis dengan skor Glasgow Coma Scale (GCS) 6 (cedera otak berat) saat korban pertama kali ditangani di RS Lagita Ketahun.

‎Pengujian laboratorium oleh BPOM terhadap sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi korban pada Kamis (26/2/2026) dinyatakan negatif zat berbahaya.

‎” Tidak ditemukan kandungan racun atau bakteri yang dapat menyebabkan kematian mendadak dalam sampel makanan tersebut “.

‎Klarifikasi Badan Gizi Nasional (BGN):
‎Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Giri Kencana telah sesuai prosedur keamanan pangan.

‎Pihak BGN menyatakan bahwa informasi awal mengenai keracunan adalah simpang siur yang kini telah terbantahkan oleh fakta medis.

‎Dalam proses penanganan, sempat terjadi kendala teknis di mana fasilitas Pediatric Intensive Care Unit (PICU) di beberapa rumah sakit rujukan (Bengkulu hingga Padang) dilaporkan penuh, sehingga korban hanya sempat mendapatkan tindakan kegawatdaruratan sebelum menghembuskan napas terakhir di RS Bhayangkara.

‎Polres Bengkulu Utara menghimbau masyarakat untuk tidak lagi menyebarkan spekulasi yang tidak berdasar guna menjaga kondusivitas program nasional ini.

‎(Johan SP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *