logo tb
BeritaDaerahKab. TobaNasionalNewsSumatera UtaraTerkini

‎Bupati Toba Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025, IPM Meningkat dan Angka Kemiskinan Turun

61
×

‎Bupati Toba Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025, IPM Meningkat dan Angka Kemiskinan Turun

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Kab. Toba- Sumatera Utara, Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, secara resmi menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Toba Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Toba, Rabu (8/4/2026).


‎Dalam paparannya, Bupati mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan daerah Kabupaten Toba mencapai Rp. 1,22 triliun atau sekitar 94,71% dari target sebesar Rp. 1,28 triliun.
‎Rincian realisasi pendapatan tersebut meliputi:

‎Pendapatan Asli Daerah (PAD): Terealisasi Rp. 126,58 miliar (89,15% dari target).
‎Pendapatan Transfer: Terealisasi Rp. 1,08 triliun (95,55% dari target).

‎Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah: Terealisasi Rp. 10,20 miliar (81,29% dari target).

‎Pengelolaan Belanja dan Pembiayaan
‎Dari sisi pengeluaran, Pemerintah Kabupaten Toba menganggarkan belanja daerah sebesar Rp. 1,34 triliun dengan realisasi mencapai Rp  1,24 triliun (92,38%).

‎Penyerapan ini mencakup belanja operasi (93,18%), belanja modal (93,36%), serta belanja transfer (90,27%).

‎Sementara itu, belanja tidak terduga hanya terealisasi sebesar 0,55%.
‎Untuk pembiayaan daerah, penerimaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp. 61,05 miliar.

‎Setelah dikurangi pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal sebesar Rp. 3 miliar, total pembiayaan neto terealisasi 100%.

‎Capaian Kinerja Makro

‎Bupati juga memaparkan sejumlah capaian indikator makro yang menunjukkan tren positif dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat:
‎Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat dari 78,44 (2024) menjadi 79,17 poin (2025).

‎Angka Kemiskinan: Menurun signifikan dari 8,07 (2024) menjadi 7,21 poin (2025).
‎Angka Pengangguran: Turun dari 1,09% menjadi 1%.

‎Gini Ratio: Membaik dari 0,348 menjadi 0,289, yang menunjukkan pemerataan pendapatan masyarakat yang lebih baik.
‎Meski demikian, Bupati mencatat adanya tantangan pada pertumbuhan ekonomi yang mengalami perlambatan dari 4,84% di tahun 2024 menjadi 4,10% di tahun 2025, serta penurunan pendapatan per kapita.

‎Tahapan Selanjutnya

‎Nota Pengantar LKPJ ini telah diterima secara resmi oleh pimpinan DPRD Toba. Menindaklanjuti hal tersebut, rapat paripurna diskors dan akan dilanjutkan pada Kamis (30/4/2026).

‎Sebelumnya, dijadwalkan gabungan komisi akan melakukan peninjauan lapangan pada 13 April 2026. Selanjutnya, pembahasan mendalam antara Komisi A, B, dan C bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait akan dilaksanakan pada 14 April 2026 untuk membedah rincian LKPJ tersebut.

‎(Fulkan Tampubolon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *