logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Menhan akan Buka Pelatihan Komcad ASN Gelombang Pertama di Halim pada 22 April

141
×

Menhan akan Buka Pelatihan Komcad ASN Gelombang Pertama di Halim pada 22 April

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin disebut akan membuka pelatihan dasar militer atau komponen cadangan (komcad) bagi aparatur sipil negara (ASN) gelombang pertama pada 22 April mendatang.

Kepala Pusat Komcad Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigadir Jenderal TNI Hengki Yuda mengatakan, upacara pembukaan akan digelar di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23

“Nanti akan dibuka oleh Bapak Menteri Pertahanan dan Bapak/Ibu menteri nanti akan hadir di tanggal 22 April di Halim Perdanakusuma,” kata Hengki kepada awak media di balai media Kemhan RI, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

Saat ini, kementerian/lembaga telah mengirimkan nama ASN mereka untuk mengikuti pelatihan komcad.

Kemhan telah menetapkan kuota ASN dari masing-masing kementerian/lembaga. Setelahnya, para ASN akan menjalani tes kesehatan dan pendataan.

“Data ini kami peroleh dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kami minta data, kemudian kami berikan persentase kuota kepada seluruh kementerian/lembaga, sehingga ASN yang berumur 18 sampai 35 tahun masing-masing kementerian/lembaga berimbang sesuai dengan jumlah yang ada,” tutur Hengki.

Rangkaian dimulai dengan pemberangkatan 2.000 ASN dari Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Para ASN akan dikirim ke enam lembaga pendidikan (lemdik) militer wilayah Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya.

“Pada 13 April, tepatnya di Monas, kami akan kumpulkan kurang lebih 2.000 ASN yang akan mengikuti program Komcad ini untuk kami berangkatkan ke enam lemdik,” kata Hengki.

Enam lemdik tersebut antara lain Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) Jaya, Pasmar 1 Cilandak, Wingdik 500 Pangkalan TNI AU (Lanud) Atang Sendjaja, Pusdikkes TNI AD Kramat Jati, Puskom Bela Negara Rumpin Bogor, dan Lanud Halim Perdanakusuma.

“Nah tujuannya apa nanti pada tanggal 13 itu ? Teman-teman dilepas untuk menuju ke lemdik-lemdik untuk mengikuti tahapan tes berikutnya yaitu pendataan. Yang pertama adalah pendataan tentang jasmaninya, kebugarannya, kemudian tentang psikologinya, dan juga tentang mental ideologi,” tutur Hengki.

Hengki mengatakan, pendataan penting dilaksanakan sebagai dasar untuk materi yang dilatihkan.

“Apabila ada catatan-catatan dari pendataan itu, maka ada treatment tertentu yang harus kami siapkan, sehingga semuanya berjalan sesuai dengan arahan pimpinan,” ujar dia.

Pelatihan dasar militer atau komcad akan dilakukan terlebih dulu terhadap sekitar 4.000 ASN kementerian/lembaga di Jakarta dan sekitarnya.

Pelatihan akan dilaksanakan selama dua gelombang. Setiap gelombang satu setengah bulan.

(Agus)