Targetberita.co.id Penajam Paser Utara – Kalimantan Timur, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Timur resmi menetapkan Alif Turiadi sebagai Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Timur.

Keputusan strategis ini diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penetapan pelantikan pengurus baru yang berlangsung di Kantor Sekretariat Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (29/5/2026).
Selain menetapkan ketua tingkat provinsi, pertemuan ini juga merumuskan susunan ketua DPD untuk tiga wilayah utama, yakni Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.

Agenda penting tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia, Fatur Rohman Nugroho, beserta jajaran ketua DPD dari masing-masing daerah.
Dalam sambutannya, perwakilan DPN Tani Merdeka Indonesia, Fatur Rohman Nugroho, menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini harus menjadi motor penggerak utama dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
”Tani Merdeka ini dibentuk untuk memastikan seluruh program pertanian berjalan lancar demi tercapainya kedaulatan pangan bangsa,” ujar Fatur.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPW Tani Merdeka Kaltim terpilih, Alif Turiadi, menyatakan komitmen penuhnya untuk mengawal kesejahteraan para petani di Bumi Etam.
Ia menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan menjadi jembatan penentu dalam menyalurkan bantuan serta memberikan solusi konkret bagi kendala yang dihadapi petani lokal.
Terkait agenda pengukuhan resmi, deklarasi dan pelantikan serentak dijadwalkan berlangsung pada bulan depan.
Momentum besar ini rencananya akan dihadiri dan dilantik langsung oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) bersama Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia.
Pelantikan mendatang dipastikan berjalan megah karena akan menyatukan tiga organisasi sekaligus, yaitu Asosiasi Bahan Bakar Nabati Indonesia (ABSi), Asosiasi Komunitas Tani Indonesia (AKTI), dan Tani Merdeka Indonesia (TMI).
(M. Sidiq)













