Targetberita.co.id Moskow – Rusia, Setiap tanggal 23 Februari, Rusia memperingati Den Zashchitnika Otechestva atau Hari Pembela Tanah Air, dikutib dari cnnindonesia.
Hari libur nasional yang lahir dari konteks sejarah revolusioner ini, kini telah bertransformasi menjadi simbol penghormatan bagi seluruh pria di Rusia, baik yang bertugas di militer maupun masyarakat sipil.
Bagi masyarakat Rusia modern, momen ini menjadi waktu khusus untuk menghormati para veteran Perang Dunia II yang dikenal di sana sebagai Perang Patriotik Raya serta personel militer aktif.
Di luar aspek militer, hari tersebut juga ditujukan bagi seluruh pria yang dianggap sebagai pelindung keluarga dan bangsa.
Puncak peringatan di berbagai wilayah Rusia ditandai dengan tradisi peletakan karangan bunga di Makam Pahlawan Tidak Dikenal.
Uniknya, perayaan ini juga sangat identik dengan tradisi bertukar hadiah. Mirip dengan perayaan Hari Perempuan Internasional setiap 8 Maret, para wanita di Rusia akan memberikan kado kepada pria di sekitar mereka, mulai dari suami, ayah, saudara, rekan kerja, hingga teman sekelas.
Beberapa hadiah praktis yang umum diberikan antara lain kaus kaki, dasi, perlengkapan cukur, hingga parfum.
Secara historis, Hari Pembela Tanah Air berakar pada tahun 1918. Saat itu, Tentara Merah pertama kali merekrut sukarelawan untuk membendung pasukan Jerman di dekat Petrograd (sekarang Sankt Peterburg).
Meski para sejarawan masih memperdebatkan detail pertempuran tersebut, pemerintah Soviet resmi menetapkan 23 Februari sebagai hari lahir Tentara Merah pada tahun 1922.
Nama peringatan ini sempat mengalami beberapa kali perubahan sepanjang sejarah.
Berawal dari Hari Tentara Merah, nama tersebut diubah menjadi Hari Angkatan Darat dan Laut Soviet.
Hingga akhirnya pada tahun 1995, Presiden Boris Yeltsin menetapkan nama resmi yang digunakan sampai sekarang, yaitu Hari Pembela Tanah Air.
Kini, tanggal 23 Februari tidak lagi sekadar menjadi seremoni penghormatan militer, melainkan telah menjelma sebagai simbol apresiasi terhadap peran penting pria dalam keluarga dan kehidupan sosial masyarakat Rusia secara luas.
(Red)
Peringatan Hari Pembela Tanah Air di Rusia: Dari Sejarah Revolusi hingga Menjadi Simbol Apresiasi Pria












