Targetberita.co.id Bengkulu, Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Kota Bengkulu menggelar audiensi ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bengkulu pada Sabtu (8/8/2026).
Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi tripartit dan mencegah potensi gesekan antar serikat pekerja di lapangan.
Delegasi aliansi yang tiba pukul 10.00 WIB disambut langsung oleh Mediator Hubungan Industrial Disnaker Kota Bengkulu, Julius Marni, SH.
Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah tokoh buruh, antara lain Rendra Ginting (Ketua SBSI Kota Bengkulu), M. Yusup (Ketua SPPB), Andi Lala (Sekretaris NIBA PUK Selebar), Ade (Serikat Merah Putih), dan Endang Kuswoyo (Ketua DPC KSPSI Kota Bengkulu).
Julius Marni mengapresiasi terbentuknya aliansi ini sebagai langkah positif untuk menyatukan visi para pekerja.
Ia berharap wadah ini mampu menjadi mitra strategis Disnaker dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif.
”Tujuan aliansi untuk membangun komunikasi dan mencegah gesekan antar serikat sangat baik. Melalui komunikasi yang terbuka, setiap persoalan industrial diharapkan dapat diselesaikan secara dialogis sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Julius.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan unsur tripartit—pemerintah, pekerja, dan pengusaha, demi mewujudkan hubungan kerja yang adil dan berkeadilan.
Sementara itu, Ketua SBSI Kota Bengkulu, Rendra Ginting, menegaskan bahwa aliansi ini dibentuk bukan untuk memicu perpecahan, melainkan sebagai ruang koordinasi bersama.
”Perbedaan organisasi atau pandangan adalah hal wajar. Namun, hak dan kesejahteraan buruh tetap menjadi prioritas utama yang harus kita perjuangkan bersama lewat jalur musyawarah,” tegas Rendra.
Pertemuan ini menjadi langkah awal yang solid bagi kedua belah pihak untuk berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan memastikan hak-hak normatif pekerja di Kota Bengkulu terpenuhi tanpa konflik horizontal.
(M Bronson Dasori)
Disnaker dan Aliansi Serikat Buruh Bengkulu Sepakat Perkuat Sinergi Tripartit













