Targetberita.co.id Jakarta, Warga Jalan Terate, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, menggelar malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan meriah di area Masjid Al-Hidayah (RT 010/RW 04), Senin (24/8/2026) malam.

Selain memperingati momentum kemerdekaan, kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antar warga sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme generasi muda.
Acara dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan Kembangan Utara Erlan yang mewakili Lurah, Ketua RW 04 Suparmo, Ketua RT 010 Ferdiansyah, serta pengurus Karang Taruna setempat.
Suasana semakin semarak saat putra-putri RW 04 menampilkan berbagai tarian tradisional.
Penampilan memukau tersebut mendapat apresiasi tinggi dari warga karena dinilai menunjukkan kreativitas dan kepedulian generasi muda terhadap seni budaya Nusantara.
Ketua RT 010 Ferdiansyah menyatakan rasa bangganya atas antusiasme warga yang bergotong-royong menyukseskan acara ini.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif Karang Taruna dalam kegiatan lingkungan.
“Alhamdulillah, acara berjalan meriah berkat kebersamaan warga. Kami bangga melihat generasi muda ikut melestarikan tarian tradisional. Kami berharap kekompakan ini tidak hanya saat HUT RI, tetapi terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ferdiansyah.
Senada dengan hal itu, Ketua RW 04 Suparmo menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan warga.
Ia menegaskan pentingnya mengenalkan kebudayaan lokal kepada anak-anak sejak dini.
“Ini bukti nyata bahwa gotong royong bisa menyukseskan kegiatan besar. Jangan sampai anak-anak kita hanya mengenal budaya luar. Kita harus terus memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia,” tegas Suparmo.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Kembangan Utara Erlan memuji kekompakan warga Jalan Terate.
Menurutnya, perayaan ini bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen penting untuk membangun persatuan dan menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, serta guyub.
“Kami sangat mengapresiasi anak-anak dan pemuda Karang Taruna yang berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kreativitas, seni, budaya, dan semangat gotong royong,” pungkas Erlan.
(Daniel Turangan)













