logo tb
BengkuluBeritaDaerahNasionalNewsTerkini

INKINDO Bengkulu Siapkan Konsultan Andal dan Adaptif AI Melalui Rakerprov 2026

97
×

INKINDO Bengkulu Siapkan Konsultan Andal dan Adaptif AI Melalui Rakerprov 2026

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Bengkulu, Persaingan tenaga konsultan di era kecerdasan buatan (AI) kian ketat dan menuntut profesionalitas tinggi.

‎Mengantisipasi tantangan tersebut, Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPP INKINDO) Bengkulu menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 di Hotel Santika Bengkulu, Senin (31/8/2026).

‎Rakerprov kali ini mengusung tema “Membangun Kebersamaan dan Keakraban serta Profesionalisme Konsultan untuk Mewujudkan INKINDO Bengkulu yang Adaptif, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan”.

‎Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus dan anggota untuk menyusun serta menyepakati arah program kerja organisasi selama empat tahun ke depan.

‎Ketua DPP INKINDO Bengkulu, Ir. Dwi Oktarini, ST., MM., MT., menjelaskan bahwa Rakerprov digelar agar seluruh anggota memahami arah kebijakan dan program yang akan dijalankan.

‎“Rapat kerja ini penting agar seluruh anggota mengetahui apa yang akan dilakukan pengurus selama empat tahun ke depan. Salah satu fokus utama kami adalah meningkatkan kemampuan dan daya saing anggota, sekaligus mendorong mereka agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi saat ini,” ujar Dwi.

‎Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat, khususnya AI, harus direspons cepat oleh para konsultan sebagai peluang, bukan sekadar tantangan.

‎Oleh karena itu, DPP INKINDO Bengkulu akan mendorong pelaksanaan workshop dan pelatihan AI bagi para anggota.

‎Pemanfaatan AI dinilai dapat menjadi instrumen strategis untuk mendongkrak kualitas kerja konsultan, termasuk dalam mendukung perencanaan pembangunan dan infrastruktur di Bengkulu.

‎Sinergi Antar daerah dan Respons Kebijakan Pemerintah

‎Untuk mempercepat kapasitas anggota, DPP INKINDO Bengkulu mendorong kerja sama dengan DPP INKINDO daerah lain, salah satunya DPP INKINDO DKI Jakarta yang dinilai telah berpengalaman dalam pemanfaatan teknologi AI.

‎“Kita berharap Bengkulu bisa melakukan hal yang sama. Jangan sampai kita tertinggal. Kita harus terus meningkatkan kemampuan anggota agar mampu mengikuti perkembangan teknologi,” tambahnya.

‎Selain aspek teknologi, Dwi mengingatkan para konsultan untuk jeli membaca arah kebijakan pemerintah.

‎Pergeseran prioritas pembangunan yang kini lebih memperhatikan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat harus dilihat sebagai peluang baru.

‎Ia mencontohkan program penanaman jagung nasional yang tetap membutuhkan dukungan infrastruktur pendukung seperti irigasi.

‎ “Di situlah konsultan dapat mengambil peran. Jadi, kita jangan melihat konstruksi secara kaku, tetapi harus melihat ke mana arah kebijakan pemerintah dan kebutuhan pembangunan,” ungkapnya.

‎Optimalkan Tenaga Profesional Lokal

‎Dwi menegaskan bahwa konsultan harus mampu menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan daerah.

‎Untuk itu, penguatan tenaga profesional lokal menjadi harga mati.

‎Meskipun penggunaan tenaga ahli dari luar daerah masih dimungkinkan pada tahap awal untuk transfer pengetahuan, namun dalam jangka panjang Bengkulu harus mandiri.

‎“Tenaga kerja jangan terus-menerus diimpor. Pada awalnya kita mungkin masih membutuhkan tenaga dari luar untuk belajar, tetapi ke depan kita harus mampu menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Kita harus memiliki tenaga profesional lokal yang kompeten dan berdaya saing,” tegas Dwi menutup penjelasannya di sela-sela kegiatan Rakerprov.

‎(M. Bronson Dasori)

PT. BULE ADVENTURE BADUY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. BULE ADVENTURE BADUY