logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Pelantikan Pengurus Dokter Alumni SMAN 8 Jakarta; Ketua DAS dr.Herry: Kita Dituntut Naik Kelas

73
×

Pelantikan Pengurus Dokter Alumni SMAN 8 Jakarta; Ketua DAS dr.Herry: Kita Dituntut Naik Kelas

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Ketua umum Dokter AlumniSMAN 8 Jakarta (Smandel) atau DAS, dr. Herry Nursetyanto menyatakan, organisasi profesi yang dipimpinnya dituntut untu naik kelas, next level, membuka babak baru, new chapter dan yang terpenting, memberikan dampak nyata, new impact, baik bagi almamater, bagi profesi kedokteran, maupun bagi masyarakat luas.

Hal itu dikemukakan Ketua umum DAS dr. Herry Nursetyanto ketika memberikan sambutan pada acara pelantikan Pengurus DAS Periode 2026-2030 sekaligus Rapat Kerja yang mengusung tema besar: “DAS Next Level: New Chapter, New Impact.” di Jakarta, akhir pekan ini.

Paket Edukasi

Menurut dr. Herry, tema ini bukan sekadar slogan. Ia adalah sebuah pernyataan sikap, sebuah komitmen bersama, bahwa DAS tidak boleh berhenti pada pencapaian yang sudah ada.

dr.Herry meyakini, sebuah organisasi tidak akan bergerak jauh hanya dengan struktur yang rapi di atas kertas.

Organisasi bergerak karena manusia-manusia di dalamnya saling percaya, saling menopang, dan saling melengkapi.

Ketika satu anggota mengalami kesulitan, anggota lain hadir bukan karena kewajiban struktural semata, melainkan karena rasa memiliki terhadap DAS sebagai rumah bersama dokter alumni SMA Negeri 8 Jakarta.

“Oleh karena itu, pada periode 2026-2030 ini, saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjadikan kedekatan yang sudah terbangun ini sebagai fondasi kerja, bukan sekadar kenangan karena pernah dalam satu almamater Smandel,”ujarnya.

Ketua umum DAS ini kemudian sedikit bernostalgia sekaligus melakukan refleksi. Dia masih ingat betul suasana pelantikan pengurus pada periode sebelumnya 2022 ( DAS lahir 21 nov 2021) Saat itu, acara pelantikan di Ged SMAN 8 , kita berada pada situasi yang tidak mudah, banyak dari kita yang belum sempat bertatap muka secara langsung, interaksi antar anggota masih terbatas, dan sebagian besar koordinasi harus dilakukan secara daring.

“Chemistry antar anggota pengurus, jujur saja, belum terbangun sekuat yang kita harapkan. Kita bekerja, kita berkontribusi, namun ada jarak yang belum sepenuhnya terjembatani,” katanya.

Namun hari ini, lanjut dr. Herry, situasinya berbeda. “Di ruangan ini, saya melihat wajah-wajah yang sudah saling mengenal, yang sudah pernah duduk bersama, serta menyelesaikan permasalahan dan berkegiatan bersama. Inilah modal yang jauh lebih berharga dibandingkan periode sebelumnya,” ujarnya.

(Agus)

PT. BULE ADVENTURE BADUY
PT. BULE ADVENTURE BADUY