Targetberita.co.id Jakarta, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) terpilih periode 2026-2030 Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) PJSI untuk tidak ragu menyampaikan evaluasi kepada dirinya, untuk kemajuan olahraga Judo di Tanah Air.Prakiraan cuaca BMKG
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional PJSI ke-XX di Balai Kartini, Jakarta, Hari Jumat.(12/9/2026)
Ia terpilih kembali usai Munas yang diikuti 27 Pengprov PJSI menerima laporan pertanggungjawaban kepengurusan PB PJSI periode 2021-2026 yang dipimpinnya.
Dalam sambutannya usai terpilih secara aklamasi, Jenderal Maruli meyakini masih banyak kekurangan dalam periode kepemimpinannya sebelumnya.
Ia pun meminta para ketua Pengprov untuk tidak ragu menghubunginya jika ada evaluasi yang perlu disampaikan.
“Jadi para Ketua Pengprov inilah yang tadi juga disampaikan, bapak-ibu yang menjadi penjurunya di depan untuk pembinaan atlet,” kata Kepala Staf TNI AD ini, Jumat (11/9/2026).
“Kalau ada evaluasi-evaluasi yang perlu disampaikan, saya kira tidak perlu ragu untuk mem-WA saya, menghubungi saya,” lanjutnya.
“Mudah-mudahan saya bisa melaksanakan amanah ini. Tapi sekali lagi, tanpa dukungan Bapak-Ibu sekalian saya kira saya tidak bisa melakukan banyak untuk Judo,” tandas Abituren Akademi Militer tahun 1992 ini.
Dalam Munas kali ini, pembibitan, penjaringan, dan pembinaan berkelanjutan atlet menjadi hal yang diingatkan agar menjadi salah satu fokus PB PJSI.
Itu disampaikan oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari dan Wakil Ketua Umum I KONI Suwarno dalam sambutannya pada Munas kali ini, maupun pesan video yang disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahara Thohir.
Jenderal Maruli mengatakan, pihaknya sudah menjalankan sistem pembibitan, penjaringan dan pembinaan berkelanjutan, bahkan hingga empat lapis (empat jenjang).
“Kita sudah jalankan, kalau tidak salah kita bikin 3-4 lapis untuk bisa meregenerasi,” jelasnya dalam keterangan kepada media di sela-sela Munas.
“Mungkin kalau sekarang mulai serius, baru bisa terlihat (hasilnya) kalau konsisten 8-10 tahun baru kelihatan, kalau konsisten,” tandasnya, seraya mengakui “masih banyak kendala.”
(Agus)














