logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Prabowo Perintahkan PT PAL Lengkapi Kapal Induk Garibaldi Senjata

67
×

Prabowo Perintahkan PT PAL Lengkapi Kapal Induk Garibaldi Senjata

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, PT Penataran Angkatan Laut (PAL) melengkapi calon kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, dengan sejumlah sistem persenjataan usai berlabuh di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Sistem persenjataan akan tetap dipasang pada kapal perang hibah dari Italia sepanjang 180,2 meter tersebut meskipun nantinya dialokasikan untuk menjalankan fungsi operasi militer selain perang (OMSP).

Paket Edukasi

Direktur Utama PT PAL Kaharuddin Djenod mengonfirmasi instruksi langsung dari Kepala Negara terkait pemasangan persenjataan tersebut di Jakarta.

Temukan lebih banyak
“(Meski bukan OMSP) tetap (dipersenjatai). Kita akan (pasang). Presiden perintahkan untuk dilengkapi dengan senjata-senjata,” kata Kaharuddin, saat ditemui di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Pemerintah secara resmi menunjuk PT PAL untuk memimpin proyek retrofit dan modernisasi kapal berbobot 13.850 ton tersebut pascaserah terima dari Italia yang dijadwalkan berlangsung pada (24/9/2026).

Proses modernisasi dilakukan melalui kerja sama strategis dengan dua produsen industri pertahanan asal Italia, Fincantieri dan Leonardo, guna membagi porsi pengerjaan teknis.Urus Izin Usaha

Kaharuddin menjelaskan pembagian kerja antarkoorporasi akan ditetapkan setelah tim teknis menyelesaikan seluruh tahapan asesmen awal kapal.

“Kita langsung melakukan asesmen untuk kemudian dibagi scope of work daripada PT PAL itu seperti apa, Fincantieri seperti apa, kemudian untuk sistem dan persenjataan dengan Leonardo juga nanti porsi mereka seperti apa,” ujar dia.

Temukan lebih banyak
Selain penyesuaian persenjataan, beberapa bagian fisik kapal disesuaikan dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut tanpa perlu mengubah struktur dek peluncuran.

Kaharuddin menambahkan bahwa struktur dek berbentuk ski-jump yang ada saat ini sudah memadai untuk mengoperasikan drone berjenis fixed-wing.

“Dari sudut ini, untuk apa namanya sky-jump-nya ini, itu sudah cukup kalau untuk drone, fixed wing drone ya, cukup,” ujar dia.

Terkait sistem pendorong, PT PAL tengah mengkaji peluang pembaruan teknologi karena kapal buatan Italia itu masih mengandalkan turbin gas sebagai sumber tenaga utama.

Evaluasi menyeluruh terhadap sistem penggerak akan menentukan apakah turbin gas dipertahankan atau diganti dengan jenis pembangkit daya lain.

” Kita akan lihat mana-mana yang perlu diperbaiki, salah satu bukan perbaikan dalam waktu dekat, tetapi perbaikan dalam waktu yang nanti itu terkait dengan sistem powering-nya.

Kalau sekarang masih menggunakan gas turbin, kita akan melihat itu kemungkinan-kemungkinan diganti dengan power yang lain,” ungkap dia.

Proses pergantian sistem tenaga masih membutuhkan kajian teknis mendalam mengingat kapal perang ini belum menjalani asesmen total di Indonesia.

Temukan lebih banyak
PT PAL menegaskan kesiapan infrastruktur dan rancangan teknis internal untuk menggarap berbagai tipe kapal tempur utama sesuai direktif pemerintah.

“Kan PAL memang diperintahkan untuk melakukan persiapan semuanya sehingga cetak biru kami sudah siapkan, untuk kapal selam, untuk kapal induk, untuk kapal destroyer dan sebagainya, kita sudah memiliki itu,” ujar dia.

Seluruh proses perbaikan dan modifikasi kapal diestimasikan memakan waktu kerja selama tiga hingga empat bulan.

“Perbaikan kurang lebih 3-4 bulan akan selesai,” pungkas dia.

Kedatangan kapal bernomor lambung 551 di Tanjung Priok disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta KSAL Laksamana Muhammad Ali.

Hadir pula KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAU Marsekal Mohamad Tonny, dan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto.

Saat prosesi penyerahan resmi pada 24 September 2026, pemerintah akan melakukan pergantian bendera (reflagging) dan mengubah nama kapal menjadi KRI Sriwijaya.

(Agus)

PT. BULE ADVENTURE BADUY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. BULE ADVENTURE BADUY