Targetberita.co.id Pemalang – Jawa Tengah, Puluhan warga Desa Loning, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, mendatangi Kantor Desa Loning pada Kamis (22/10/2026).
Kedatangan massa ini bertujuan untuk mempertanyakan transparansi pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025, khususnya terkait penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mencapai Rp. 285 juta.
Warga menuntut Pemerintah Desa (Pemdes) dan pengurus BUMDes memberikan penjelasan terbuka serta menunjukkan dokumen resmi mengenai alokasi anggaran, jenis usaha yang dijalankan, status aset, hingga laporan pertanggungjawaban keuangan.
Berdasarkan data yang dihimpun, total Dana Desa Loning TA 2025 mencapai Rp. 1.370.943.000. Anggaran tersebut dicairkan dalam dua tahap, yakni Rp. 657.019.200 pada tahap pertama dan Rp. 713.923.800 pada tahap kedua.
Dari total dana tersebut, alokasi Rp. 285 juta untuk modal BUMDes dinilai warga tidak jelas peruntukan dan hasilnya.
Warga menegaskan bahwa mereka membutuhkan bukti dokumen konkret dan verifikasi faktual di lapangan, bukan sekadar penjelasan lisan dari perangkat desa.
Selain menuntut keterbukaan Pemdes, masyarakat juga mendesak Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pemalang untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak).
Warga berharap audit yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek administratif, tetapi juga memeriksa langsung keberadaan fisik unit usaha dan aset BUMDes di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi Kepala Desa Loning, pengurus BUMDes, maupun pihak terkait untuk memberikan klarifikasi resmi.
Pemberitaan ini bersifat informatif mengenai aspirasi publik dan tidak bermaksud menyimpulkan adanya tindak pelanggaran hukum sebelum ada hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
(Red)
Warga Loning Serbu Kantor Desa, Tuntut Transparansi Modal BUMDes Rp. 285 Juta













