logo tb
BeritaDaerahNasionalNewsPapua TengahTerkiniTimika

‎Dinas PUPR Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

309
×

‎Dinas PUPR Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Timika – Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai tahapan penyusunan dokumen perencanaan Kota Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah.


‎
‎Langkah strategis ini diawali dengan menggelar Seminar Pendahuluan Perencanaan Kota Kapiraya di Timika, Jumat (21/8/2026).
‎
‎Penyusunan dokumen ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Johannes Rettob untuk mewujudkan visi “GERBANG EMAS” (Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Adil dan Sejahtera).
‎
‎Melalui konsep “Membangun dari Kampung”, pemerintah fokus pada pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir dan pinggiran agar roda perekonomian tidak lagi berpusat di Kota Timika.
‎
‎Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Mimika, Santi Sondang, S.IP., M.Si., membuka agenda tersebut sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Mimika.
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati menekankan empat poin krusial:
‎
‎1. Perencanaan Terintegrasi:
‎
‎Mencegah pertumbuhan kawasan yang sporadis dan tidak teratur yang dapat mengancam kualitas lingkungan serta menurunkan efektivitas pelayanan publik.
‎
‎2. Pemerataan Pembangunan:
‎
‎Memastikan gerak pembangunan menjangkau kawasan pesisir pantai dan pegunungan sesuai visi daerah.
‎
‎3. Optimalisasi Potensi Daerah:
‎
‎Menyiapkan tata ruang Kapiraya sebagai simpul ekonomi baru yang mengintegrasikan sektor perikanan, perkebunan, pertambangan, dan hutan sagu.
‎
‎4. Rekomendasi Adaptif:
‎
‎Melahirkan regulasi teknis yang responsif terhadap karakteristik sosial-budaya lokal serta mampu memitigasi isu pertanahan.
‎
‎Berdasarkan paparan tim ahli, usulan delineasi awal kawasan perencanaan Kota Kapiraya mencakup area seluas 3.283,20 hektar.
‎
‎Secara geografis, wilayah ini didominasi pesisir pantai, jaringan sungai, rawa, serta hutan sagu yang luas.
‎
‎Meski berada di pinggiran, Kapiraya telah memiliki modal konektivitas berupa satu unit bandara dan satu unit dermaga.
‎
‎Sementara untuk layanan dasar, wilayah ini ditunjang oleh satu unit Puskesmas Pembantu (Pustu) dan SD Inpres Uta II Kapiraya.
‎
‎Proses penyusunan dokumen perencanaan teknis ini dipercayakan kepada konsultan PT Ariana Adicipta dengan target rampung dalam waktu tiga bulan menggunakan alokasi APBD Kabupaten Mimika.
‎
‎Melalui master plan yang komprehensif ini, pemerintah berharap dapat melahirkan acuan teknis yang matang untuk menarik investasi berkelanjutan di wilayah barat Mimika.
‎
‎Sebagai informasi, sehari sebelumnya pada Kamis (20/8/2026), Dinas PUPR Mimika juga telah sukses menggelar seminar pendahuluan serupa untuk pematangan dokumen perencanaan Kota Potowaiburu guna mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Mimika.
‎
‎(Red)

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43