logo tb
BantenBeritaDaerahNasionalNewsTangerangTerkini

Dugaan Penyelewengan Proyek Saluran Air / Normalisasi Kali dan Betonisasi di Desa Pangkalan, Teluknaga, Warga Soroti Oknum Wartawan yang Terima Uang ‎

118
×

Dugaan Penyelewengan Proyek Saluran Air / Normalisasi Kali dan Betonisasi di Desa Pangkalan, Teluknaga, Warga Soroti Oknum Wartawan yang Terima Uang ‎

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Tangerang – Banten, Proyek pembangunan saluran air / normalisasi kali dan betonisasi di Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai sorotan.

‎Pelaksana proyek diduga membagikan sejumlah uang kepada puluhan oknum wartawan diduga demi menutupi kekurangan volume atau kualitas pekerjaan di lapangan, Minggu (13/9/2026).

‎Dugaan ini mencuat setelah salah seorang warga setempat, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengaku melihat langsung aktivitas pembagian uang tersebut.

‎Menurutnya, uang tunai dibagikan oleh perwakilan pemborong berinisial R.

‎”Banyak oknum wartawan yang diberi uang oleh pihak pemborong melalui seseorang berinisial R. Kami tentu mempertanyakan apa tujuan di balik pembagian uang tersebut kepada media,” ujar warga tersebut kepada awak media targetberita.co.id

‎Warga mengkhawatirkan tindakan tersebut sengaja dilakukan sebagai upaya menyuap pers agar tidak mempublikasikan potensi kecurangan dalam proyek infrastruktur tersebut.

‎Jika fungsi pengawasan media bungkam, masyarakat khawatir kualitas fisik bangunan tidak akan optimal dan cepat rusak.

‎”Kalau oknum wartawannya sudah diberi uang, kami menduga kuat pengerjaan proyek ini banyak diselewengkan sehingga hasilnya tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan,” pungkasnya.

‎M yang juga salah satu warga masyarakat mengatakan, saya juga bingung, banyak oknum wartawan dibagi bagikan uang oleh R, setahu saya R yang bertanggung jawab terhadap wartawan yang datang ke lokasi proyek yang sedang dikerjakan.

‎M menambahkan, untuk normalisasi kali, tanah yang digali dibuang kemana juga tidak ada kejelasannya, pungkasnya.

Saat minta waktu untuk bertemu dengan pihak pemborong guna melakukan konfirmasi melalui pelaksana dilapangan melalui pesan singkat Whats app tidak mendapat respon.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun perwakilan pemborong berinisial R belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan pembagian uang yang dikeluhkan oleh masyarakat setempat.

H. SARMILI, SH., MH.

‎(Daniel Turangan)

PT. BULE ADVENTURE BADUY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. BULE ADVENTURE BADUY