logo tb
BeritaDaerahJogyakartaNasionalNewsTerkini

Jejak Diduga Harimau Resahkan Pekerja Proyek Ponpes Gunungkidul

31
×

Jejak Diduga Harimau Resahkan Pekerja Proyek Ponpes Gunungkidul

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jogyakarta, Sebuah video yang memperlihatkan jejak diduga harimau di lokasi proyek pembangunan pondok pesantren (Ponpes) Semanu, Gunungkidul, viral di media sosial.

Warga setempat meyakini jejak tersebut adalah jejak harimau yang sering muncul saat musim kemarau.

Akun Instagram @gunungkidul.update melaporkan penemuan jejak yang mirip kaki harimau oleh seorang pekerja proyek Ponpes di Kapanewon Semanu pada Jumat (02/01/2026).

Heru Purwanto (56), seorang pekerja bangunan di ponpes tersebut, menuturkan bahwa jejak itu ditemukan beberapa hari lalu saat ia hendak berangkat kerja.

“Tiga hari yang lalu, pagi-pagi saya datang ke sini mau kerja lihat jejak harimau, itu jejaknya besar sekali seukuran telapak sapi. Tapi jejak itu sudah hilang karena kemarin kan hujan deras sekali,” katanya kepada wartawan di Semanu, Gunungkidul.

Heru menjelaskan bahwa lokasi penemuan jejak berada di Panggul Kulon, Candirejo, Semanu, Gunungkidul, tepat di sisi timur proyek pembangunan Ponpes. Ia yakin bahwa jejak tersebut adalah jejak harimau.

“Kenapa saya yakin? Karena di sini selain harimau tidak ada jejak-jejak seperti itu, dan biasanya dia minum air bersih di sini (tampungan air hujan dekat proyek),” ujarnya.

Bahkan, seorang operator backhoe di proyek pembangunan Ponpes mengaku pernah melihat langsung seekor harimau saat bekerja.

“Sudah (ada yang pernah lihat harimau) itu pagi-pagi operator backhoe lihat sendiri warnanya kuning hitam dengan ukuran lebih besar dari kambing, saat itu satu ekor yang dilihat,” ucapnya.

Meskipun demikian, Heru menyatakan bahwa harimau atau macan tersebut tidak pernah mengganggu para pekerja proyek. Menurutnya, warga sekitar sudah terbiasa dengan keberadaan harimau di lokasi tersebut.

“Tidak mengganggu, macan jinak maksudnya penunggu, sesepuh sini dan tidak mengganggu warga sini. Warga juga sudah biasa (melihat harimau),” katanya.

“Masih ada, yakin ada, kalau ingin lihat sendiri pasang CCTV, yakin nanti muncul,” ujarnya.

Pekerja bangunan lainnya, Jono (60), warga Gaduhan, Harjosari, Tanjungsari, mengaku sudah beberapa kali melihat harimau di Panggul Kulon, terutama saat musim kemarau.

“Sering (lihat), saat sudah tidak ada air, yang penting jangan diganggu. Pernah saya duduk dan lewat didiamkan saja, jangan dilempar,” katanya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *