logo tb
BeritaDaerahNasionalNewsPekan baruRiauTerkiniTNI / POLRI

Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan Usai Aksi Anarkis Warga

26
×

Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan Usai Aksi Anarkis Warga

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Pekanbaru – Riau, Kapolda Riau Herry Heryawan mencopot dua pejabat Polsek Panipahan setelah aksi warga berujung ricuh.

Pencopotan dilakukan terhadap Kapolsek dan Kanit Reskrim sebagai langkah evaluasi internal kepolisian.

Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23

Keputusan ini menyusul gangguan keamanan di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir.

Situasi memanas saat aksi warga berkembang menjadi kericuhan yang sulit dikendalikan aparat setempat.

Irjen Herry menegaskan langkah tersebut bentuk tanggung jawab menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Ia menilai pengendalian situasi belum berjalan optimal sehingga eskalasi konflik tidak terhindarkan.

“Ini bentuk evaluasi karena ada hal tidak berjalan sesuai harapan menjaga kamtibmas,” ujarnya.

Menurutnya, pimpinan wilayah wajib peka membaca potensi gangguan sejak tahap awal perkembangan.

Kegagalan membaca situasi dinilai berkontribusi terhadap meluasnya aksi hingga sulit dikendalikan.

“Pimpinan harus hadir dan peka, jika tidak maka langkah korektif harus dilakukan,” tegasnya.

Sejak awal kejadian, aparat bersama pemerintah daerah langsung turun meredam situasi di lapangan.

Kapolres Rokan Hilir dan wakil bupati melakukan pendekatan dialog kepada masyarakat setempat.

“Kami bergerak cepat, mengedepankan dialog agar situasi tidak semakin memburuk,” katanya.

Langkah lanjutan dilakukan dengan pengawasan ketat dari jajaran Polda Riau.

Wakapolda, Irwasda, serta Kabid Propam turun langsung memastikan kondisi tetap terkendali.

Koordinasi intensif dilakukan bersama pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah tersebut.

Irjen Herry memastikan kondisi Panipahan kini mulai berangsur kondusif setelah penanganan intensif dilakukan.

Aktivitas masyarakat perlahan kembali normal meski pengawasan aparat tetap diperketat saat ini.

Langkah preventif terus diperkuat guna mencegah potensi gangguan serupa terulang kembali.

Ia juga menyoroti keresahan warga terkait dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Penanganan kasus narkoba dipastikan menjadi prioritas dengan pendekatan hukum yang tegas.

“Kami akan tindak tegas persoalan narkoba sesuai mekanisme hukum berlaku,” ujarnya.

Kapolda mengimbau masyarakat tidak terprovokasi isu yang dapat memperkeruh situasi keamanan daerah.

Ia meminta warga mempercayakan proses hukum kepada aparat tanpa melakukan tindakan melanggar aturan.

“Jangan terprovokasi, percayakan penanganan kepada aparat penegak hukum,” ucapnya mengingatkan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan situasi kondusif berkelanjutan.

“Mari jaga keamanan bersama agar situasi tetap aman dan damai,” tutup Irjen Herry.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *