logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Kepala BGN Dadan Hindayana: MBG Sudah Gelontorkan Rp. 60 Triliun Anggaran

128
×

Kepala BGN Dadan Hindayana: MBG Sudah Gelontorkan Rp. 60 Triliun Anggaran

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan sekitar Rp60 triliun untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari total anggaran Rp268 triliun yang disiapkan pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, sampai hari ini dari Rp. 268 triliun anggaran MBG kita sudah mentransfer Rp. 60 triliun melalui virtual account SPPG,” kata Dadan di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu.

Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23

Ia menjelaskan, sepanjang Januari hingga April 2026, program tersebut telah menggerakkan perputaran ekonomi senilai Rp. 60 triliun di berbagai daerah. Salah satu dampaknya terlihat di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dadan menuturkan bahwa sebelum program MBG berjalan, petani jeruk di Jember sempat mengalami kesulitan akibat anjloknya harga komoditas hingga Rp. 4.000 per kilogram, yang bahkan membuat sebagian petani menebang pohon jeruk.

Namun, setelah program berjalan, harga jeruk dilaporkan naik menjadi sekitar Rp. 10.000 per kilogram.

Ia juga menyebut kebutuhan bahan pangan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) cukup besar. Misalnya, satu SPPG membutuhkan sekitar lima ton beras atau setara 10 ton gabah kering setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan penerima manfaat.

Selain itu, SPPG juga menyerap berbagai bahan pangan lain seperti buah-buahan, sayur, ikan, telur ayam, susu, dan komoditas lainnya.

“Jadi MBG ini memberdayakan masyarakat,” ujar Dadan.

Menurutnya, Program MBG merupakan kebijakan pemerintah pusat yang perlu didukung bersama karena tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi anak sejak dalam kandungan, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah stunting. Dengan intervensi gizi sejak dini, pemerintah berharap dapat melahirkan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan.

(Agus)