Targetberita.co.id Jakarta, Menko Polkam Djamari Chaniago memastikan kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia terkendali. Ia meminta masyarakat tak terpengaruh informasi hoaks di media sosial.
Hal itu disampaikan usai mengumpulkan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) Herindra di Kantor Kemenko Polkam, Rabu (5/8/2026).
Djamari tidak menampik, berita, kabar, dan informasi yang beredar di media sosial (medsos) bisa membuat masyarakat khawatir.
Namun, banyak hoax bertebaran. Termasuk soal aksi demo. Dia menyebutkan bahwa belum ada informasi demo Agustus.
Untuk itu, Djamari mengajak masyarakat tetap tenang. Tidak terpengaruh oleh kabar-kabar hoax. Apalagi informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Dia percaya, masyarakat Indonesia saat ini sudah dapat memilih dan memilah kabar-kabar yang tidak benar tersebut.
”Tidak terjadi sesuatu yang diduga, diperkirakan, bahkan digulirkan yang akan membuat kekhawatiran pada masyarakat kita. Rupanya masyarakat kita sudah mempunyai kemampuan untuk menghadapi hal semacam itu,” ucap dia.
Kondisi tersebut, lanjut Djamari, akan terus dipertahankan oleh pemerintah bersama aparat keamanan. Baik dari Polri maupun TNI.
Pemerintah berkomitmen untuk menjaga kondusifitas Indonesia. Sehingga langkah-langkah yang perlu dilakukan tetap berjalan.
”Kami bersama-sama hadir di sini adalah untuk meyakinkan kepada masyarakat kita bahwa kami menjaga kondisi dalam keadaan yang sangat menguntungkan kita semua,” imbuhnya.
Terlebih, lanjut Djamari, saat ini seluruh masyarakat Indonesia sedang menantikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia yang akan berlangsung pada 17 Agustus mendatang.
Untuk itu, dia juga mengajak semua pihak ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
(Agus)














