logo tb
BeritaDaerahGorontaloNasionalNewsTerkini

Kunjungi Tanah Kelahiran, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo Disambut Adat Mopotilolo di Limboto

69
×

Kunjungi Tanah Kelahiran, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo Disambut Adat Mopotilolo di Limboto

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Gorontalo,  Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, bersama istri Ny. Nurul Azizah dan rombongan disambut secara adat Mopotilolo saat berkunjung ke tanah kelahirannya di Gorontalo, Kamis (28/5/2026).

Prosesi penyambutan berlangsung di Rumah Dinas Bupati Gorontalo dan dipimpin langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.

Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23

Penyambutan adat berlangsung khidmat dengan diiringi tabuhan genderang adat, tarian Longgo khas Gorontalo, serta penyerahan suguhan makanan dan minuman tradisional.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Syafrin Liputo sebagai putra daerah yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima kunjungan Bapak Syafrin Liputo bersama Ibu Nurul Azizah. Beliau adalah putra Gorontalo yang saat ini mengemban amanah sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan,” ujar Sofyan.

Menurutnya, adat Mopotilolo merupakan bentuk penghormatan masyarakat Gorontalo kepada tamu dan tokoh daerah yang datang berkunjung ke kampung halaman.

Syafrin Liputo lahir di Gorontalo pada 26 Maret 1971. Sebelum menjabat sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, ia dikenal sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan merupakan lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo, kami menyampaikan selamat datang di tanah kelahiran yang dikenal sebagai Serambi Madinah,” kata Sofyan.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi, Wakil Ketua TP PKK Ny. Venny Junus Anwar, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pemangku adat, serta pegawai syar’i.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *