logo tb
BeritaDaerahKab. Tapanuli UtaraNasionalNewsSumatera UtaraTerkini

‎Lantik 47 Kepala Sekolah, Wabup Taput Tantang Kepemimpinan Berbasis AI untuk Dongkrak Mutu Pendidikan ‎

62
×

‎Lantik 47 Kepala Sekolah, Wabup Taput Tantang Kepemimpinan Berbasis AI untuk Dongkrak Mutu Pendidikan ‎

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Tarutung – TapanulinUtara – Sumatera Utara, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng, resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 47 guru yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (30/4/2026).



‎Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (30/4/2026).

‎Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tapanuli Utara Nomor: 100.3.3.2/196/IV/2026.

‎Acara turut dihadiri oleh jajaran Asisten, pimpinan Perangkat Daerah, serta tokoh agama selaku rohaniawan.

‎Dalam arahannya, Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa penugasan ini merupakan langkah strategis organisasi, bukan sekadar seremoni pengisian jabatan.

‎Ia menekankan bahwa Kepala Sekolah adalah figur sentral yang menentukan maju mundurnya sebuah institusi pendidikan.

‎”Kepala sekolah adalah motor penggerak utama. Jika sekolah tidak menunjukkan kemajuan, maka ada kendala pada kepemimpinannya. Anda harus menjadi teladan, penyemangat, sekaligus sumber inspirasi bagi para guru,” tegas Deni.

‎Literasi Digital dan Tantangan AIMenghadapi era disrupsi, Dr. Deni mendorong para kepala sekolah untuk terus melakukan self-upgrade, terutama dalam literasi teknologi. Secara spesifik, ia menantang para pimpinan sekolah untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) sebagai mitra manajerial.

‎”Kurangi waktu untuk hal yang kurang produktif di media sosial. Manfaatkan teknologi AI atau chatbot sebagai referensi untuk memecahkan masalah kepemimpinan atau mencari metode peningkatan kapasitas diri. Gunakan teknologi tersebut untuk mendukung kebijakan di sekolah,” tambahnya.

‎Disiplin sebagai Harga DiriTerkait integritas, Pemkab Tapanuli Utara menetapkan standar disiplin yang ketat. Seluruh Kepala Sekolah yang baru dilantik diinstruksikan untuk hadir di sekolah minimal 15 menit sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai.

‎Wabup merangkum prinsip kepemimpinan yang harus dipegang teguh dalam tiga kata: Available (hadir), Reliable (dapat diandalkan), dan Sustainable (berkelanjutan).

‎”Kedisiplinan tidak boleh hanya ‘hangat-hangat kuku’ atau sekadar formalitas di bulan pertama. Ini harus konsisten demi menjaga martabat pemimpin di depan bawahan,” ujarnya.

‎Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati berharap ke-47 pejabat baru tersebut segera melakukan konsolidasi internal untuk membawa perubahan nyata, khususnya pada penguatan literasi, numerasi, dan pembangunan karakter siswa di Tapanuli Utara.

‎”Saya percaya pendidikan akan maju jika orang-orang di dalamnya memiliki komitmen kuat. Jadilah motor perubahan, sekecil apa pun sekolah yang Anda pimpin,” pungkasnya.

‎(Fulkan Tampubolon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *