logo tb
BantenBeritaDaerahNasionalNewsTerkini

Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

194
×

Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Banten, Lima wartawan dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Tim SAR gabungan kini bergerak melakukan pencarian menggunakan kapal Basarnas KN Tetuka.

Paket Edukasi

Laporan awal menyebutkan, para jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan sebuah speedboat milik kepala desa setempat.

Kontak terakhir dengan rombongan terjadi pada pukul 15.04 WIB.

Sebelumnya, salah satu korban dilaporkan sempat mengirimkan titik lokasi kepada jurnalis Lampung bernama Abay pada pukul 14.42 WIB.

Hingga Selasa (8/9/2026), kelima korban belum ditemukan.

Berdasarkan laporan Ditpolairud Polda Banten, posisi dugaan terakhir rombongan berada di sekitar koordinat 6°14’40.52″S 105°40’49.48″T. Lokasi itu berada di kawasan perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang.

Jarak dari posisi RIB 02 Banten ke lokasi pencarian diperkirakan sekitar 9,98 nautical mile (NM), dengan waktu tempuh kurang lebih 40 menit.

Lima jurnalis hilang yang telah teridentifikasi yakni M. Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara; Ari Basuki, jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus, jurnalis Anadolu; dan Donal, jurnalis freelance.

Dua korban lainnya masih dalam proses pendataan.

Tim Rescue USS Pandeglang sebelumnya mendatangi Dermaga Pagedongan untuk mengumpulkan informasi mengenai keberadaan rombongan.

Dari keterangan yang diperoleh, speedboat yang digunakan para jurnalis berangkat pada Senin pukul 14.00 WIB dan belum kembali hingga laporan dibuat.

Pemilik kapal juga disebut belum memperoleh informasi dari kru yang membawa rombongan.

Tim kemudian bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Pada Selasa (8/9/2026) pukul 17.27 WIB, kapal Basarnas KN Tetuka dilaporkan bertolak dari Dermaga Pelabuhan BBJ Bojonegara menuju kawasan perairan Carita dan Anyer untuk mendukung operasi SAR.

Operasi pencarian melibatkan 23 personel. Mereka terdiri atas dua personel dari KP Sanjaya Mabes Polri, lima personel Ditpolairud Polda Banten, serta 16 personel Basarnas Banten.

Satu armada laut, yakni KN Tetuka milik Basarnas, dikerahkan dalam operasi tersebut.

Pencarian berlangsung di tengah kondisi perairan yang dipengaruhi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Saat KN Tetuka bergerak menuju wilayah pencarian, langit dilaporkan dipenuhi sebaran abu vulkanik dengan jarak pandang sekitar satu mil.

Laporan cuaca mencatat kondisi cerah berawan dengan angin bergerak dari selatan ke utara berkecepatan sekitar 16,7 knot. Tinggi gelombang berkisar 0,4 hingga 1 meter.

Petugas SAR masih melakukan pencarian untuk menemukan ketujuh wartawan beserta kru speedboat yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Operasi pencarian jurnalis akan terus dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca, jarak pandang, serta aktivitas vulkanik di kawasan erupsi Gunung Anak Krakatau.

(Daniel Turangan)

PT. BULE ADVENTURE BADUY
PT. BULE ADVENTURE BADUY