logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

MENEGUHKAN HATI DI BULAN SUCI, PANGKORMAR PIMPIN KULTUM PENUH INSPIRASI

64
×

MENEGUHKAN HATI DI BULAN SUCI, PANGKORMAR PIMPIN KULTUM PENUH INSPIRASI

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., memberikan dakwah singkat atau Kuliah Tujuh Menit (Kultum) dalam rangka pembinaan rohani prajurit dan PNS di lingkungan Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) serta Pangkalan Marinir (Lanmar) Jakarta.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid At Taqwa, Kesatrian Jenderal KKO Ali Sadikin, Mako Kormar Jl. Prajurit KKO Usman dan Harun No. 40, Kwitang, Jakarta Pusat. Senin (23/02/2026).

Kultum ini dilaksanakan sebagai upaya meneguhkan hati dan meningkatkan keimanan prajurit dan PNS dengan memahami keistimewaan bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat, maghfiroh, dan ampunan Allah SWT.

Keistimewaan bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa untuk melipatgandakan pahala, memperbanyak amal ibadah dan kebaikan, serta memperbaiki kualitas diri sebagai insan yang bertakwa.

Dalam penyampaiannya, Pangkormar mengajak seluruh prajurit dan PNS untuk menghadiri majelis taklim sebagai sarana menambah ilmu, memperkuat ketakwaan, serta membangun karakter yang lebih baik.

Momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan mental spiritual guna membentuk prajurit yang disiplin, sabar, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui pemahaman akan keutamaan dan keistimewaan bulan suci Ramadhan, diharapkan setiap prajurit mampu mengendalikan diri, menjaga lisan dan perbuatan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pejabat utama Mako Kormar, prajurit, dan PNS Mako Kormar serta Lanmar Jakarta tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, sekaligus menjadi sarana introspeksi diri dan mempererat soliditas di lingkungan Korps Marinir.

“Barangsiapa yang mendatangi ke majelis taklim, duduk dan mendengarkan, pahalanya sama dengan sholat seribu rakaat,” ujar Pangkormar. Di akhir kultum, kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon ampunan, maghfiroh, kemudahan, kelancaran, kesuksesan, dilapangkan rezekinya, serta diangkat derajatnya.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *