Targetberita.co.id, Tapanuli Utara – Sumatera Utara, Masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara diharapkan semakin merasakan manfaat pembangunan melalui penajaman anggaran pada program-program yang menyentuh kebutuhan prioritas.
Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung pemulihan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, dan perlindungan sosial secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan M.Eng., saat membacakan Nota Jawaban Bupati Tapanuli Utara atas pendapat Badan Anggaran dan pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tapanuli Utara di Gedung DPRD, Tarutung, Kamis (3/9/2026).
Di bidang infrastruktur, pemerintah daerah memprioritaskan pemulihan sarana yang terdampak bencana, meliputi jalan, jembatan, sumber daya air, irigasi, drainase, hingga lahan pertanian. Penentuan prioritas dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, fungsi infrastruktur, jumlah masyarakat yang dilayani, konektivitas antarwilayah, serta akses menuju sentra pertanian dan ekonomi.
Penanganannya dilakukan secara bertahap melalui sinergi bersama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, TNI/Polri, dan masyarakat, dengan target penyelesaian secara bertahap hingga 2028.
Sementara itu, pada sektor perlindungan sosial, pemerintah daerah menekankan pentingnya ketepatan data agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
Pemutakhiran, verifikasi, dan validasi DTSEN terus dilakukan melalui musyawarah desa/kelurahan, pengecekan lapangan, pendampingan operator SIKS-NG, serta pemanfaatan Portal Perlindungan Sosial Digital.
Perhatian juga diberikan kepada masyarakat miskin, lansia tunggal, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan melalui pendekatan jemput bola serta penguatan jaring pengaman sosial daerah.
Di sektor pertanian, anggaran diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan memperbesar manfaat pembangunan bagi petani melalui pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, dukungan sesuai potensi wilayah, pemanfaatan data yang akurat, serta penguatan pendampingan penyuluh pertanian.
Berbagai masukan DPRD menjadi bagian penting dalam penyempurnaan Perubahan APBD 2026, sehingga kebijakan anggaran diharapkan semakin tepat sasaran, menjawab kebutuhan masyarakat, dan menjaga keberlanjutan pembangunan Tapanuli Utara.
(Fulkan Tampubolon)














