Targetberita.co.id Jakarta, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, menerima kunjungan kehormatan dari Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Pelayanan Sipil Kerajaan Kamboja, Hun Many, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Rabu (30/07/2026).

Pertemuan bilateral ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Kamboja melalui kerja sama konkret yang saling menguntungkan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan membahas sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas bersama.
Fokus utama diskusi diarahkan pada tiga sektor krusial, yaitu penguatan reformasi birokrasi, peningkatan prestasi kepemudaan, serta penegakan hukum lintas negara.
1. Transformasi Digital dan Reformasi Birokrasi
Kedua negara sepakat untuk mempercepat modernisasi pelayanan publik.
Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui pertukaran dan pemanfaatan praktik terbaik (best practices) dalam tata kelola pemerintahan berbasis digital guna menciptakan sistem birokrasi yang lebih efisien dan transparan.
2. Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Inklusif
Sektor kepemudaan dan olahraga juga menjadi agenda penting, dengan penekanan khusus pada pengembangan potensi atlet disabilitas.
Langkah ini diambil sebagai komitmen bersama untuk mendorong inklusivitas dan mempererat hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact), khususnya generasi muda di kawasan ASEAN.
3. Pemberantasan TPPO dan Kejahatan Siber
Merespons tantangan keamanan regional, Indonesia dan Kamboja berkomitmen memperketat kerja sama penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Kedua pihak sepakat memperkuat sinergi penegakan hukum untuk memberantas praktik penipuan daring (online scam) yang kerap menyasar warga negara di Asia Tenggara.
Pertemuan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan bilateral kedua negara, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas, keamanan, dan integrasi kawasan ASEAN.
(Daniel Turangan)














