Targetberita.co.id Kab. Kepahiangan – Bwngkulu, Jajaran Polres Kepahiang bersama Dinas Kesehatan, Puskesmas, pihak sekolah, dan penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bergerak cepat menindaklanjuti keluhan kesehatan yang dialami sejumlah siswa, guru, dan penjaga sekolah di SD Negeri 18 Kepahiang.
Gejala tersebut muncul setelah mereka mengonsumsi makanan dari program MBG pada Kamis (4/6/2026).
Sebanyak 16 orang yang mengalami keluhan kesehatan langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Kelobak serta Puskesmas Pasar Kepahiang.
Berdasarkan pemantauan terbaru di lapangan, sebagian besar pasien telah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya dinyatakan membaik oleh tim medis.
Kapolres Kepahiang telah menginstruksikan personelnya untuk mengambil langkah cepat dan terukur. Tindakan yang dilakukan meliputi koordinasi dengan fasilitas kesehatan, pengumpulan keterangan dari pihak sekolah serta penyelenggara program, hingga monitoring situasi guna memastikan penanganan berjalan optimal.
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol. Ihsan Nur, S.I.K., memastikan bahwa penanganan peristiwa ini dilakukan secara profesional, transparan, dan terintegrasi dengan instansi terkait.
Keselamatan para korban menjadi prioritas utama saat ini.
”Polda Bengkulu melalui Polres Kepahiang terus memonitor dan mendalami kejadian ini. Kami mengutamakan keselamatan dan kesehatan para siswa. Terkait penyebab pasti keluhan kesehatan tersebut, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan uji laboratorium dari pihak berwenang. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi,” ujar Kombes Pol. Ihsan Nur.
Saat ini, sampel makanan yang dikonsumsi para korban telah diamankan oleh petugas. Sampel tersebut kini sedang dalam proses pengujian laboratorium oleh pihak terkait (termasuk BPOM) guna memastikan penyebab kejadian secara objektif dan berbasis fakta ilmiah.
Polda Bengkulu bersama Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan, BPOM, dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan situasi ini.
Pihak kepolisian juga meminta masyarakat, khususnya orang tua siswa, untuk tetap tenang dan tidak mudah memercayai informasi yang belum terverifikasi demi mencegah kesalahpahaman.
Informasi resmi mengenai hasil uji laboratorium akan disampaikan secara terbuka setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.
(M. Bronson Dasori / Johan SP)
Polres Kepahiang Bersama Instansi Terkait Tangani Cepat Keluhan Kesehatan Siswa Penerima Program MBG












