logo tb
BeritaDaerahHukumKab. Serdang BedagaiNasionalNewsSumatera UtaraTerkiniTNI / POLRI

Polres Sergai Ringkus Dua Pengedar Uang Palsu Modus Transaksi Facebook

447
×

Polres Sergai Ringkus Dua Pengedar Uang Palsu Modus Transaksi Facebook

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Serdang Bedagai – Sumatera Utara, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdang Bedagai (Sergai) meringkus dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran uang rupiah palsu.
‎
‎Penangkapan dilakukan di wilayah hukum Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, pada Senin (20/7/2026) malam.
‎
‎Kedua tersangka yang diamankan adalah MFT (24), warga Dusun VII Marindal II, Kecamatan Patumbak, dan RSDP (25), warga Asrama Widuri, Kelurahan Harjosari, Medan Amplas.
‎
‎Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Binrod Situngkir, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut.
‎
‎Ia menjelaskan bahwa pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang menaruh curiga terhadap transaksi jual beli di kawasan Jalan Negara, Dusun I, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.
‎
‎”Mendapat informasi dari masyarakat, tim Opsnal Satreskrim Polres Sergai langsung bergerak melakukan penyelidikan. Petugas berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang sedang bertransaksi menggunakan uang rupiah yang diduga palsu,” ujar Kasi Humas dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).
‎
‎Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku memperoleh uang palsu tersebut dengan cara membeli secara daring melalui media sosial Facebook seharga Rp. 400.000.
‎
‎Dari pembelian itu, mereka mendapatkan uang palsu dengan total nominal Rp. 2.000.000, yang terdiri atas 13 lembar pecahan Rp. 100.000 dan 14 lembar pecahan Rp. 50.000.
‎
‎Sistem transaksi dilakukan tanpa tatap muka (sistem tempel) di kawasan Jalan Permina, Tanjung Morawa.
‎
‎Penjual meletakkan bungkusan berisi uang palsu tersebut di pinggir jalan untuk diambil oleh pembeli.
‎
‎”Setelah menerima uang palsu tersebut, para tersangka mendatangi wilayah Serdang Bedagai untuk membelanjakannya. Modusnya adalah membeli rokok dan mengisi saldo e-money demi mendapatkan uang kembalian berupa uang asli,” jelas Bringin Jaya.
‎
‎Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa:
‎
‎• 4 lembar uang palsu pecahan Rp. 100.000
‎
‎• 6 lembar uang palsu pecahan Rp. 50.000
‎
‎• Kertas pembungkus paket
‎
‎• 9 bungkus rokok hasil pembelanjaan uang palsu
‎
‎• 1 unit ponsel
‎
‎• 1 unit sepeda motor Honda Beat Street
‎
‎• Uang tunai sebesar Rp. 593.000 yang diduga merupakan sisa uang asli hasil kembalian.
‎
‎Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Serdang Bedagai untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
‎
‎Pihak Polres Sergai menghimbau kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan pedagang di wilayah Serdang Bedagai, agar lebih teliti dan waspada saat menerima uang tunai dari konsumen.
‎
‎Masyarakat diminta menerapkan prinsip “Dilihat, Diraba, Diterawang” saat bertransaksi.
‎
‎Jika menemukan hal mencurigakan terkait peredaran uang palsu, segera laporkan ke SPKT Polsek terdekat atau hubungi layanan Polri Call Center 110.
‎
‎(Roni P Purba)

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43