logo tb
BeritaDaerahHukumJawa BaratKab. SumedangNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

Pria Berseragam TNI Curi 250 Kg Telur Ayam Pedagang

62
×

Pria Berseragam TNI Curi 250 Kg Telur Ayam Pedagang

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Sumedang – Jawa Barat, Pria berseragam perwira TNI dan Honda HR-V diduga gadungan yang membawa kabur 250 Kg telur ayam pedagang di Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat.

Seorang pria berseragam perwira TNI mencuri 250 kilogram (kg) telur ayam milik pedagang di kecamatan Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat.

Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23

Modus yang dijalankan begitu meyakinkan korban, karena pelaku datang naik Honda HR-V warna putih berpelat nomor F 1147 QL.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah viral di media sosial, terutama di platform X, karena foto pelaku beserta HR-V putih yang digunakan beredar luas.

Aparat kepolisian pun kini tengah memburu pelaku yang diduga merupakan TNI gadungan.

Peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (14/4/2026). Pelaku mendatangi seorang pedagang telur dengan maksud membeli telur dalam jumlah besar, yakni sebanyak 250 Kg dengan nilai mencapai Rp. 7.290.000.

Untuk meyakinkan korban, pelaku mengenakan seragam perwira TNI dan bersikap seolah-olah memiliki otoritas.

Ia juga menjanjikan pembayaran akan dilakukan melalui transfer setelah barang tiba di kantor Kecamatan Pamulihan.

Tanpa menaruh curiga, korban kemudian mengirimkan telur sesuai pesanan ke lokasi yang telah disepakati.

Tiba di kantor kecamatan Pamulihan, pelaku sempat disambut oleh sejumlah pihak karena penampilannya yang meyakinkan.

Hal ini semakin memperkuat kepercayaan korban transaksi tersebut aman.

Namun, kejanggalan mulai muncul ketika telur yang telah diturunkan justru dipindahkan kembali ke dalam Honda HR-V milik pelaku.

Pelaku menggunakan Honda HR-V berwarna putih berpelat nomor F 1147 QL diduga palsu atau bodong.

Setelah seluruh barang dimuat kembali ke HR-V, pelaku mulai menjalankan rencana untuk melarikan diri.

Untuk mengelabui korban, pelaku menggunakan berbagai dalih.

Salah satunya adalah dengan mengaku akan menggelar kegiatan bazar sembako di wilayah tersebut.

Pelaku kemudian meminta korban menuju Bank BRI Unit Cimanggung dengan alasan untuk menemui seseorang bernama ‘Bu Ida’ yang disebut sebagai istrinya dan akan melakukan pembayaran.

Korban yang masih percaya kemudian mengikuti arahan tersebut dan berangkat ke bank bersama salah satu pegawai kecamatan.

Namun, sesampainya di lokasi, pihak bank menyatakan tidak ada pegawai bernama Bu Ida.

Dari sinilah korban menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan.

Saat korban kembali, pelaku sudah tidak berada di lokasi dan berhasil melarikan diri dengan membawa seluruh telur.

Terkait kasus ini, Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban.

“Laporannya sudah masuk ke Polsek Pamulihan, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Tanwin.

Ia menambahkan pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas pelaku serta menelusuri keberadaannya.

“Lagi penyelidikan, pelaku diperkirakan (TNI) gadungan,” kata Tanwin.

Sementara itu, Kapolsek Pamulihan, Iptu Tri Sunu Suparjianto, juga mengonfirmasi peristiwa tersebut dan memastikan kasus ini tengah ditangani secara serius.

“Benar di Pamulihan, kejadiannya pada Selasa (14/4/2026) pukul 12.00 WIB,” ucapnya dikutip dari GridOto.

Polisi masih melakukan pelacakan pelaku, termasuk menelusuri Honda HR-V yang digunakan sebagai salah satu petunjuk utama.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *