logo tb
BengkuluBeritaDaerahNasionalNewsTerkini

Setelah Vakum, KSPSI Provinsi Bengkulu Bangkit dan Siap Perjuangkan Nasib Buruh

134
×

Setelah Vakum, KSPSI Provinsi Bengkulu Bangkit dan Siap Perjuangkan Nasib Buruh

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Bengkulu, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Bengkulu menyatakan kesiapannya untuk bangkit dan berbenah setelah sempat vakum selama beberapa tahun.

‎Di bawah kepemimpinan baru Zawawi Khatab, KSPSI berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan seluruh Federasi Serikat Pekerja (FSP) anggota yang tersebar di wilayah Provinsi Bengkulu.

‎Sinergi strategis ini akan melibatkan berbagai sektor, mulai dari FSP Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi (NIBA), FSP Pertanian dan Perkebunan (PP), FSP SPTN, hingga FSP Kimia, Energi, dan Pertambangan (KEP).

‎Wakil Sekretaris FSP PP KSPSI Provinsi Bengkulu, Effendi Zainul Aripin, menegaskan bahwa kunci utama kemajuan organisasi terletak pada soliditas para pekerja.

‎”KSPSI akan maju dan berkembang pesat jika persatuan dan kesatuan buruh di Bengkulu dapat terwujud dengan kuat. Terlebih lagi, saat ini kita dipimpin oleh sosok yang amanah dan dapat dipercaya. Kami berharap KSPSI, khususnya di Provinsi Bengkulu, tetap eksis dan konsisten dalam memperjuangkan nasib kaum buruh,” ujar Effendi saat memberikan keterangan kepada media.

‎Sementara itu, Ketua KSPSI Provinsi Bengkulu, Zawawi Khatab, membenarkan perihal reposisi organisasi tersebut saat ditemui tim investigasi di kediamannya.

Ia mengonfirmasi kehadiran KSPSI AGN (Andi Gani Nena Wea) di Bengkulu untuk menggerakkan kembali roda organisasi yang sempat lumpuh.

‎”KSPSI yang selama ini vakum, insyaallah akan segera bergerak secara masif sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan kaum buruh. Kami siap berdiri di garis depan untuk berjuang bersama seluruh pekerja, khususnya di Provinsi Bengkulu,” tegas Zawawi.

‎Langkah awal pasca-aktivasi ini akan difokuskan pada penguatan struktur organisasi, konsolidasi antar-federasi, serta pengawalan terhadap isu-isu krusial buruh di lapangan seperti standardisasi upah, jam kerja, dan hak jaminan sosial pekerja.

‎(M. Bronson Dasori)

PT. BULE ADVENTURE BADUY
Penulis: M. Bronson DasoriEditor: Datur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. BULE ADVENTURE BADUY