Targetberita.co.id Jakarta, TNI Angkatan Udara (TNI AU) bakal memperkuat jangkauan pengawasan udara nasional melalui penambahan 25 radar baru yang ditargetkan rampung terpasang seluruhnya pada 2029.
Radar-radar tersebut rencananya ditempatkan di sejumlah wilayah yang selama ini belum tercakup pengawasan atau masih menjadi blind spot.
“Kita menempatkan radar-radar baru itu di tempat yang saat ini menjadi blind spot sehingga ke depan dengan penambahan 25 radar, seluruh Indonesia akan tercover oleh radar.
Tidak ada daerah yang tidak bisa dipantau oleh radar. Ini berproses, insyaAllah pada tahun 2029, semua sudah terinstal sesuai rencana,” jelas KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono seusai memimpin upacara peringatan HUT ke-80 TNI AU di Mabesau, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Melansir laman TNI AU, tni-au.mil.id, dari total 25 unit radar baru tersebut, 13 unit akan digunakan untuk mengganti radar yang sudah ada saat ini (existing), sementara 12 unit lainnya bakal ditempatkan di lokasi baru, salah satunya di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan.
“Satuan Radar Takalar nantinya dapat mendeteksi pesawat yang berada di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) khususnya di wilayah ALKI 2 dengan cakupan wilayah perairan Selat Makassar, Laut Flores, Selat Lombok, dan Laut Sulawesi,” jelas Tonny saat acara peletakan batu pertama pembangunan Satrad Takalar, Januari 2025.
Untuk mendukung rencana penambahan puluhan radar baru tersebut, TNI AU saat ini tengah mengintensifkan pembangunan infrastruktur pendukung Satuan Radar (Satrad) di sejumlah titik yang akan menjadi lokasi operasional radar.
(Agus)













