logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

TNI AU Siapkan Puluhan Penerbang Sipil untuk Awaki Pesawat Angkut dan Helikopter Lewat Pendidikan Standarisasi

55
×

TNI AU Siapkan Puluhan Penerbang Sipil untuk Awaki Pesawat Angkut dan Helikopter Lewat Pendidikan Standarisasi

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengungkapkan bahwa 31 penerbang sipil yang direkrut sebagai penerbang militer disiapkan untuk mengawaki pesawat angkut serta helikopter milik TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Hal tersebut diungkap KSAU dalam keterangan persnya usai memimpin upacara peringatan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara yang digelar di Lapangan Mabesau, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23

“Saat ini memang mereka kita fokuskan untuk (menjadi) penerbang atau pilot pesawat angkut maupun helikopter,” jelas Marsekal TNI Tonny.

Untuk bisa memiliki kualifikasi sebagai penerbang militer, Tonny menjelaskan, puluhan penerbang sipil itu terlebih dahulu harus menempuh pendidikan standarisasi yang digelar Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

“Standarisasi ini maksudnya bahwa kita mempunyai standar dan level yang sama. Mereka kita tuntut juga mempunyai attitude (sikap), kemudian mempunyai skill (keterampilan) yang sama dengan penerbang Angkatan Udara. Jadi kita standarisasi, kita tempatkan nanti mereka di skadron-skadron, di satuan operasional sesuai dengan kemampuan mereka,” tutur Tonny.

TNI AU melalui laman resminya, tni-au.mil.id menjelaskan, pendidikan standarisasi bertujuan menyamakan persepsi, kemampuan, dan prosedur keselamatan bagi calon penerbang militer, termasuk lulusan PSDP (Prajurit Sukarela Dinas Pendek) dan PK (Perwira Karier).

Fokus utamanya mencakup teori dasar penerbangan, karakteristik pesawat, dan prosedur operasi di bawah pembinaan Wingdik 100/Terbang Yogyakarta.

PSDP

Acara pembukaan pendidikan Standarisasi PSDP Khusus Penerbang Tahun Anggaran 2026. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

“Kita juga merevisi silabus sekolah penerbang, yang semula mereka sudah Letnan Dua baru masuk sekolah penerbang, sekarang Taruna Akademi Angkatan Udara, mereka sudah dididik untuk menjadi seorang siswa sekolah penerbang,” imbuh KSAU.

Melalui pendidikan standarisasi, penyesuaian kurikulum dan silabus, TNI AU berharap dapat mencetak para penerbang muda yang profesional serta andal

TNI AU sebelumnya membuka peminatan (spotting) bagi lulusan sekolah penerbang sipil maupun negeri yang memiliki lisensi Commercial Pilot Licence (CPL).

Para lulusan kemudian diarahkan untuk mengikuti seleksi PSDP Khusus Penerbang TNI.

Program peminatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemenuhan kebutuhan penerbang TNI, khususnya TNI Angkatan Udara, sekaligus membuka ruang pengabdian bagi generasi muda penerbang professional untuk bergabung dengan TNI dalam menjaga kedaulatan udara nasional.

Selaras dengan itu, langkah yang sama menjadi bagian dari strategi TNI AU dalam menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyerap sumber daya manusia pilot Indonesia secara optimal guna mendukung kepentingan pertahanan negara.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *