Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaDaerahGunung KidulHukumNasionalNewsTerkiniTNI / POLRIYogyakarta

Viral, Jalur Anyar di Tanjakan Clongop Jadi Tempat Wisata Dadakan

582
×

Viral, Jalur Anyar di Tanjakan Clongop Jadi Tempat Wisata Dadakan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Gunung Kidul – Daerah Istimewa Yogyakarta, Jalan pengganti tanjakan Clongop, Kalurahan Watugajah, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul mulai dibuka kembali sejak Rabu (01/01/2025). Infrasruktur jalan itu juga disuguhi pemandangan yang indah dari ketinggian bukit.

Tak sedikit pula pengendara memilih menepi terlebih sejenak untuk menikmati pemadangan sebelum melanjutkan perjalanan.

Bahkan ada juga warga dari Gunungkidul maupun dari wilayah Kabupaten Klaten yang datang menghabiskan waktunya dengan melihat pemandangan alam di area tanjakan Clongop yang baru.

Salah satu warga Kapanewon Semanu, Rendi Prasetya mengatakan, dia jah jauh dari Kapanewon Semanu untuk menyaksikan pemandangan alam yang tersaji di tanjakan clongop.

Dia bersama dengan teman-temannya rombongan menggunakan sepeda motor hanya untuk duduk di pinggir jalan sambil melihat pemandangan keindahan gunung merapi.

Ini seperti bukit bintang versi 2. Kita bisa melihat keindahan gunung gunung dan perkotaan Klaten dari atas sini,” ungkap Rendi.

Dengan banyaknya warga yang suka nongkrong di pinggir jalur Clongop, tentu saja hal ini dimanfaatkan juga oleh para pelaku UMKM, seperti penjual cilok, bakso bakar, es teh, gorengan hingga penjual kopi yang berjualan di sebuah mobil pribadi.

Salah satu pedagang kopi, Wulan Aulia mengatakan, dirinya memanfaatkan keramaian warga di area tanjakan Clongop untuk menikmati pemandangan sambil berjualan kopi.

Saya hanya iseng saja karena melihat peluang di sini, jadi saya memanfaatkan peluang ini dengan berjualan kopi,” kata Wulan.

Sementara itu, Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto menghimbau kepada masyarakat yang sedang menikmati pemandangan di tanjakan Clongop untuk selalu berhati-hati saat melintas atau memarkirkan kendaraannya.

Lebih lanjut, Kapolsek melarang warga untuk untuk balapan atau menggembor nggemborkan sepeda motor di area Clongop, karena itu akan sangat menggangu kenyamanan warga yang lain.

Hampir setiap hari kami selalu bersiaga di tanjakan Clongop guna menjaga dan menertibkan masyarakat,” pungkas Kapolsek.

(Red)

An – 26 Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas Tanpa Tanda Serangan KRIMEA – Dugaan gangguan teknis menjadi fokus awal penyelidikan jatuhnya pesawat angkut militer Rusia jenis Antonov An-26 di wilayah Semenanjung Krimea yang menewaskan seluruh 29 orang di dalamnya. Insiden ini terjadi saat pesawat menjalankan penerbangan rutin dan kehilangan kontak dengan pusat kendali. Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pesawat terputus pada Senin 31 Maret 2026 sekitar pukul 18.00 waktu Moskow saat pesawat berada di udara dalam misi terjadwal. “Pada 31 Maret sekitar pukul 18.00 waktu Moskow, kontak hilang dengan pesawat angkut militer An-26 saat sedang menjalankan penerbangan terjadwal di atas Semenanjung Krimea,” kata kementerian tersebut, sebagaimana dilansir Cnbc Indonesia, Rabu, (01/04/2026). Tim pencarian dan penyelamatan kemudian dikerahkan dan berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat. Dari hasil temuan di lapangan, seluruh awak dan penumpang dinyatakan meninggal dunia. “Tim pencarian dan penyelamatan telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat An-26. Berdasarkan laporan dari lokasi, enam awak dan 23 penumpang di dalamnya tewas,” tambah kementerian itu. Total korban dalam insiden ini mencapai 29 orang, terdiri dari enam awak dan 23 penumpang. Tidak ditemukan adanya korban selamat dalam peristiwa tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa hasil pemeriksaan awal terhadap puing-puing pesawat tidak menunjukkan adanya tanda-tanda dampak eksternal. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kecelakaan kemungkinan besar dipicu oleh kegagalan teknis pada pesawat. Meski demikian, penyelidikan lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut. Otoritas terkait juga tengah mengumpulkan data penerbangan dan rekaman komunikasi guna mengungkap kronologi lengkap kejadian. Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan penerbangan militer, khususnya terkait kelayakan teknis armada yang digunakan dalam operasi rutin. Hasil investigasi diharapkan dapat memberikan kejelasan penyebab kecelakaan sekaligus menjadi dasar evaluasi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Berita

Targetberita.co.id Krimea – Ukraina, Dugaan gangguan teknis menjadi…