logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

KSAL Ajak Lebanon Ikut MNEK dan Perluas Pendidikan Perwira

55
×

KSAL Ajak Lebanon Ikut MNEK dan Perluas Pendidikan Perwira

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menggelar rangkaian pertemuan bilateral dengan pimpinan militer Lebanon dan unsur misi PBB UNIFIL dalam kunjungan kerjanya ke Beirut, Selasa (25/11) untuk memperkuat hubungan dan kerja sama antara TNI AL dan negara mitra di kawasan.

Ali bertemu Komandan Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) Brigjen Rodolphe Haykal dan Komandan Angkatan Laut Lebanon Laksamana Mustafa Al-Ali.

PEMIMPIN REDAKSI TARGET BERITA

Selain itu, ia juga berkesempatan bertemu Komandan Maritime Task Force (MTF) Laksamana Muda Stephan Plath asal Jerman, saat di KRI Sultan Iskandar Muda-367.

Dalam kesempatan itu, Ali menyampaikan apresiasi atas dukungan Angkatan Bersenjata Lebanon dan UNIFIL terhadap tugas KRI Sultan Iskandar Muda-367 di misi MTF TNI Konga XXVIII-P.

“KSAL juga mengucapkan selamat atas penunjukan Laksamana Muda Stephan Plath sebagai komandan MTF yang baru, menggantikan Laksamana Muda Richard Kesten,” tulis keterangan Dispenal, dikutip Rabu (26/11).

Dalam pembahasan teknis, kedua pihak menyinggung sejumlah kerja sama yang telah berjalan, termasuk latihan dan kursus peningkatan kapasitas.

“KSAL turut mengundang Angkatan Laut Lebanon berpartisipasi dalam latihan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2027 serta membuka peluang pendidikan bagi perwira Angkatan Laut Lebanon,” lanjut keterangan tersebut.

Adapun kunjungan Ali ke Lebanon ini bertepatan dengan penyematan medali PBB (UN Medal) bagi Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL. Upacara digelar di geladak heli KRI Sultan Iskandar Muda-367 yang tengah sandar di Pelabuhan Beirut.

Komandan MTF Laksamana Muda Stephan Plath dari Jerman, menyematkan medali kepada Komandan KRI Sultan Iskandar Muda-367 Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah serta pilot 1 helikopter Panther HS-1306 Mayor Laut (P) Arif Heri.

Dalam sambutannya, Ali menegaskan penghargaan itu merupakan bentuk pengakuan atas profesionalisme dan kesiapan teknis prajurit Indonesia selama menjalankan misi perdamaian.

“Kepercayaan yang diberikan ini tak hanya menunjukkan kesiapan operasional kami, tetapi juga komitmen menjaga perdamaian dengan disiplin dan dedikasi. Para pelaut kita menunjukkan diplomasi maritim Indonesia dalam tindakan nyata,” ujar Ali.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *