logo tb
BeritaBogorDaerahJawa BaratNasionalNewsTerkini

Lewat Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo Siap Teken Perjanjian Tarif RI – AS

79
×

Lewat Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo Siap Teken Perjanjian Tarif RI – AS

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Bogor – Jawa Bafat Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan Presiden Prabowo Subianto siap membubuhkan tanda tangan pada dokumen final kesepakatan tarif resiprokal Indonesia–Amerika Serikat bersama Presiden AS Donald Trump, setelah proses penyusunan draf perjanjian atau legal drafting dinyatakan selesai.

Prasetyo menjelaskan, perundingan tarif dengan Amerika Serikat saat ini telah memasuki tahap akhir berupa pengecekan dan penyusunan draf perjanjian oleh tim negosiasi kedua negara yang berlangsung pada 12–19 Januari 2026 di Washington D.C., Amerika Serikat.

“Sesuai jadwal, pada 12 sampai 19 Januari ini dilakukan penyusunan legal drafting. Kami berharap seluruh kesepakatan yang telah dicapai dapat dituangkan dalam dokumen tersebut,” ujar Prasetyo saat memberikan keterangan di media center kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa.(6/1/2026)

Pada tahapan selanjutnya, tim negosiasi Indonesia dan Amerika Serikat akan membahas rincian poin-poin perjanjian secara lebih mendalam dalam penyusunan draf final.

Prasetyo berharap dokumen akhir kesepakatan tarif resiprokal atau Agreement on Reciprocal Tariff (ART) dapat ditandatangani oleh kedua kepala negara pada akhir Januari 2026.

“Harapannya, di akhir bulan ini dokumen sudah bisa ditandatangani. Dalam prosesnya, kami terus melakukan negosiasi untuk memastikan kepentingan nasional tetap terjaga,” kata Prasetyo.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan tim perunding dari Indonesia dan Amerika Serikat telah menyepakati seluruh isu utama yang menjadi substansi dalam dokumen ART.

Pada pekan terakhir Desember 2025, Airlangga juga bertemu dengan Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) Ambassador Jamieson Greer di Washington D.C.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya finalisasi perundingan terkait tarif impor Amerika Serikat terhadap produk Indonesia yang saat ini sebesar 19 persen.

Airlangga menjelaskan, pada minggu kedua Januari 2026, tepatnya 12–19 Januari, tim perunding kedua negara melakukan pengecekan akhir draf perjanjian melalui tahapan legal scrubbing dan clean-up document yang ditargetkan rampung dalam satu pekan.

Selanjutnya, pada minggu ketiga Januari 2026, dokumen kesepakatan perdagangan timbal balik atau agreements on reciprocal trade (ART) ditargetkan selesai sepenuhnya.

Dalam pertemuannya dengan Ambassador Greer, Airlangga menegaskan Indonesia dan Amerika Serikat telah menyepakati substansi perjanjian yang tertuang dalam draf perdagangan timbal balik Indonesia–AS.

Indonesia berkomitmen membuka akses pasar bagi produk-produk Amerika Serikat, mengurangi hambatan non-tarif, serta memperkuat kerja sama di bidang perdagangan digital dan teknologi, keamanan nasional, serta kerja sama komersial lainnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *