Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BantenBeritaDaerahLebakNasionalNewsTerkini

Janji Perbaikan Jalan Bertahun-tahun Tak Terealisasi, Warga Desa Ciminyak Desak Bukti Nyata Pemdes

165
×

Janji Perbaikan Jalan Bertahun-tahun Tak Terealisasi, Warga Desa Ciminyak Desak Bukti Nyata Pemdes

Sebarkan artikel ini
https://targetberita.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-14-at-19.21.23.jpeg

Targetberita.co.id Lebak – Banten, Menanggapi janji Pemerintah Desa (Pemdes) Ciminyak terkait rencana perbaikan jalan di Kampung Guha tahun ini, sejumlah warga kembali melayangkan desakan keras.

‎Warga menuntut agar pernyataan tersebut segera dibuktikan dengan langkah konkret di lapangan, bukan sekadar janji administratif yang terus berulang.

‎Kondisi infrastruktur di Kampung Guha (RT 001 hingga RT 004/RW 003) sebelumnya sempat viral dan menjadi sorotan publik.

‎Akibat tidak adanya pembangunan selama bertahun-tahun, warga terpaksa melakukan perbaikan jalan secara swadaya demi kelancaran aktivitas menjelang Hari Raya Idulfitri.

‎Heru Komaruzaman, salah satu warga setempat, menyatakan bahwa masyarakat sebenarnya mendukung rencana pembangunan tersebut, namun mereka kini bersikap skeptis akibat pengalaman sebelumnya.

‎“Kalau memang tahun ini mau dibangun, kami tentu mendukung. Tapi jangan sampai hanya janji lagi. Sebelumnya sempat dikatakan akan dibangun tahun 2025, namun hingga kini realisasinya nol,” tegas Heru, Jumat (27/3/2026).

‎Senada dengan Heru, warga lainnya juga menyoroti alasan efisiensi Dana Desa yang kerap dijadikan dalih keterlambatan pembangunan.

‎Menurut mereka, keterbatasan anggaran tidak seharusnya mengorbankan infrastruktur dasar yang menjadi urat nadi ekonomi dan mobilitas masyarakat luas.

‎”Kami paham soal efisiensi anggaran, tapi jangan dijadikan alasan terus-menerus. Jalan ini kebutuhan utama kami,” tambahnya.

‎Sebelumnya, Kepala Desa Ciminyak menyatakan bahwa perbaikan jalan lingkungan Kampung Guha telah masuk dalam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan ditargetkan terealisasi pada tahun anggaran 2026.

‎Meski demikian, tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa warga kini hanya butuh kepastian waktu pelaksanaan.

‎”Kami hanya ingin bukti nyata. Sudah cukup lama kami menunggu tanpa kepastian,” pungkasnya.

‎Desakan ini mencuat sebagai bentuk tuntutan transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa.

‎Warga berharap perhatian publik yang meluas dapat mendorong Pemdes Ciminyak untuk memprioritaskan pembangunan jalan tersebut tanpa penundaan lagi.

‎(Wahyu / Miptahudin)