Scroll untuk baca artikel
Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23
logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkiniTNI / POLRI

TNI AL dan Rusia Bedah Doktrin Latma Orruda 2026 di Jakarta

59
×

TNI AL dan Rusia Bedah Doktrin Latma Orruda 2026 di Jakarta

Sebarkan artikel ini
https://targetberita.co.id/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-14-at-19.21.23.jpeg

Targetberita.co.id Jakarta, TNI AL dan gugus tugas Armada Pasifik Rusia melakukan penyelarasan aturan main atau doktrin operasional di Jakarta, Senin (30/3/2026).

Langkah ini menjadi fase teknis penting untuk menyeragamkan prosedur tempur jelang latihan bersama Orruda 2026.

Agenda yang berlangsung di tengah kunjungan kapal perang Rusia di Tanjung Priok ini bertujuan menjamin kemampuan kerja sama antarunsur kapal atau interoperabilitas agar berjalan presisi di laut lepas.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menegaskan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut nyata dari hasil pertemuan bilateral antarangkatan laut (Navy to Navy Talks) ke-4 yang disepakati di Surabaya sebelumnya.

“Kunjungan ini merupakan langkah penyelarasan dan koordinasi teknis untuk persiapan latihan bersama Orruda 2026. Ini adalah fase vital untuk membangun kepercayaan (trust building) sekaligus memperkuat kerja sama operasional kedua angkatan laut,” ungkap Tunggul kepada media , Senin (30/3/2026).

Selama periode bersandar hingga 2 April mendatang, perwira kedua negara terlibat dalam sesi pertukaran keahlian antarperwira teknis (Subject Matter Expert Exchange).

Berbeda dengan latihan perdana tahun 2024, Orruda 2026 akan menitikberatkan pada penanganan ancaman musuh yang menggunakan sistem tanpa awak (unmanned system), seperti drone laut.

“Pada 2026 nanti, fokus utama kita adalah menghadapi ancaman musuh tanpa awak. Penyelarasan doktrin di Jakarta menjadi kunci agar saat di medan latihan nanti, kedua pihak memiliki kesamaan bahasa operasi,” ungkap Tunggul dalam keterangannya, pada Rabu (3/12) lalu.

Proses pembedahan prosedur ini merupakan kelanjutan dari rapat perencanaan awal yang digelar di Surabaya pada Desember 2025.

Saat itu, delegasi kedua negara telah mengunci kerangka skenario latihan secara mendalam.

Jika Orruda 2024 sukses digelar di Perairan Jawa, maka edisi kedua tahun 2026 direncanakan memboyong armada TNI AL ke perairan Federasi Rusia, tepatnya di sekitar Vladivostok.

Hadirnya aset tempur Rusia seperti korvet RFS Gromky hingga kapal selam RFS Petropavlovsk-Kamchatsky di Jakarta saat ini menjadi sarana prajurit TNI AL untuk mendalami karakter kapal perang Rusia sebelum bertolak ke utara.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *