Targetberita.co.id Bengkulu Utara – Bengkulu, Jajaran Polsek Ketahun memperketat penjagaan di Desa Air Sebayur, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Kamis (2/4/2026).

Langkah preventif ini diambil pasca insiden maut pada 29 Maret 2026 yang menewaskan seorang warga Desa Bintunan, Kecamatan Batik Nau.
Kapolsek Ketahun, AKP Rastyono, S.H., M.H., memimpin langsung personel di lapangan untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Ia menegaskan bahwa kehadiran kepolisian bertujuan untuk meredam isu-isu negatif yang berkembang di tengah masyarakat serta mencegah potensi konflik susulan.
”Giat pengamanan ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi terhadap isu yang timbul pasca tewasnya warga Bintunan. Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Air Sebayur, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi,” ujar AKP Rastyono di hadapan awak media.
Meski penjagaan telah diperketat, suasana mencekam masih dirasakan oleh warga setempat.
Salah seorang warga di wilayah Lembah Duri, Desa Air Sebayur, mengungkapkan ketakutan mendalam atas dampak insiden yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut.
”Kami sangat ketakutan. Kalau laki-laki mungkin bisa lari, tapi bagaimana dengan anak-anak dan istri kami? Kami merasa tidak tenang. Kejadian ini dilakukan oleh sekelompok orang, tapi imbasnya kami warga yang tidak tahu apa-apa jadi ikut merasa terancam,” ungkap warga yang enggan disebutkan identitasnya tersebut.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus berjaga di titik-titik rawan guna menjamin keamanan warga dan memastikan proses hukum berjalan dengan semestinya.
(Johan SP)













