logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

‎Film ‘Yohanna’: Potret Jujur Kemanusiaan dari Tanah Sumba, Siap Menyapa Layar Lebar 9 April 2026

70
×

‎Film ‘Yohanna’: Potret Jujur Kemanusiaan dari Tanah Sumba, Siap Menyapa Layar Lebar 9 April 2026

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Lebih dari sekadar karya sinema, film “Yohanna” hadir sebagai refleksi kemanusiaan yang jujur mengenai realitas sosial di Sumba, Nusa Tenggara Timur, Selasa (7/4/2026).

‎Setelah berkeliling di berbagai festival film internasional, karya terbaru sutradara Razka Robby Ertanto ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 April 2026.

‎Membawa penonton ke jantung Sumba, Yohanna mengisahkan perjalanan seorang biarawati muda yang menjalankan misi kemanusiaan pasca-bencana.

‎Di sana, ia berhadapan dengan tembok tebal persoalan nyata: keterbatasan akses pendidikan, tantangan layanan kesehatan, kemiskinan struktural, hingga hilangnya masa kecil anak-anak setempat.

‎“Sejak awal, saya ingin film ini tetap berpijak pada realisme. Apa yang kita lihat di Sumba adalah kenyataan yang dialami banyak orang. Yohanna bukan sekadar cerita, tetapi sebuah pengalaman batin yang dekat dengan kehidupan,” ujar Razka Robby Ertanto.

‎Ia menambahkan bahwa versi bioskop sengaja dipilih dengan alur linear agar pesan kemanusiaan di dalamnya dapat tersampaikan secara utuh dan lebih mudah diterima oleh penonton luas.

‎Proses produksi film ini pun didasari oleh semangat ketulusan. Produser Eksekutif Wendra Lingga menegaskan bahwa keterlibatannya melampaui batas identitas pribadi demi sebuah pesan universal.

‎“Saya beragama Buddha, tetapi saat melihat cerita ini, saya merasa terpanggil. Kemanusiaan tidak mengenal sekat agama, suku, atau latar belakang. Film ini adalah tentang kita semua,” ungkap Wendra.

‎Ia juga menekankan bahwa Yohanna lahir dari panggilan hati, bukan semata-mata ambisi komersial.
‎Diproduksi oleh Summerland, Reason8 Films, dan Pilgrim Film, serta dibintangi oleh aktris peraih penghargaan Laura Basuki, Yohanna telah mengukir prestasi gemilang sebelum penayangan regulernya:

‎World Premiere di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2024.

‎Best Direction di Jakarta Film Week 2024.

‎Borong 5 Penghargaan di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF): Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Storytelling Terbaik, Akting Terbaik, dan Sinematografi Terbaik.

‎Melalui perjalanan karakter Yohanna, film ini ingin mengingatkan penonton bahwa di tengah luka dan ketidakadilan, selalu ada ruang untuk kasih dan solidaritas.

‎”Yohanna adalah pengingat bahwa kemanusiaan adalah bahasa universal yang selalu menemukan jalannya untuk hidup di tengah dunia yang rapuh,” tutup Wendra.

‎Saksikan perjuangan dan kehangatan kemanusiaan dalam Yohanna, mulai 9 April 2026 di bioskop kesayangan Anda.

‎(Daniel Turangan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *