logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

‎UKW Mandiri PWI Jaya Cetak Kelulusan 100 Persen Pertama di Era Kesit Budi Handoyo ‎

83
×

‎UKW Mandiri PWI Jaya Cetak Kelulusan 100 Persen Pertama di Era Kesit Budi Handoyo ‎

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Sebanyak 32 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-65 PWI Jaya dinyatakan lulus 100 persen.



‎Capaian ini menjadi kelulusan total pertama pada era kepengurusan PWI Jaya 2024–2029 di bawah kepemimpinan Kesit Budi Handoyo.

‎Ujian kompetensi tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna Besar Kantor Wali Kota Jakarta Pusat pada 25–26 Mei 2026.

‎Seluruh peserta mengikuti sertifikasi ini secara mandiri dengan membiayai kelulusan mereka sendiri.

‎Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menjelaskan bahwa UKW mandiri memiliki tekanan psikologis yang lebih tinggi daripada program fasilitasi.

‎Hal ini karena peserta datang dengan kesadaran dan tanggung jawab penuh untuk meningkatkan profesionalisme mereka.

‎“Ini UKW mandiri, peserta membayar sendiri biaya ujiannya. Karena itu, tekanannya lebih kuat. Mereka datang dengan keseriusan untuk benar-benar kompeten,” kata Kesit.

‎Pengumuman kelulusan disampaikan oleh penguji Tb Adhi saat penutupan acara. Dari total 32 peserta yang kompeten, rinciannya terdiri atas 2 peserta tingkat Utama, 4 peserta tingkat Madya, dan 26 peserta tingkat Muda.

‎Sebanyak tujuh penguji menguji para peserta. Dua peserta Utama diuji oleh Aljufri Alkatiri. Empat peserta Madya diuji oleh Diapari Sibatangkayu.

‎Sementara itu, lima penguji, yaitu Kesit Budi Handoyo, A.R. Loebis, Tb Adhi, Rabiatun Drakel, dan Kadirah, menguji 26 peserta Muda.

‎Aljufri Alkatiri mengungkapkan, penilaian pada jenjang Utama tidak lagi berfokus pada teknis penulisan.

‎Penguji lebih menitikberatkan penilaian pada visi kepemimpinan dan kemampuan manajerial ruang redaksi.

‎“Pada tingkat utama, penekanannya lebih kepada visi, pemahaman manajerial redaksional, serta kemampuan perencanaan dalam mengelola media,” ujar Aljufri.

‎Ketua Pelaksana UKW Angkatan ke-65, Arman Suparman, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang membuat acara berjalan lancar.

‎Ia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Jakarta Pusat yang memfasilitasi tempat acara, serta Ketua Pokja PWI Jakarta Pusat, Helmi, yang membantu koordinasi.

‎Guruh Nara Persada, peserta dari PosKota.id, mengakui ketatnya proses ujian selama dua hari tersebut.

‎Seluruh peserta wajib menguasai materi dari wawancara, penulisan berita, penyuntingan naskah, hingga pemahaman Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Pers.

‎“UKW kali ini benar-benar ketat dan melelahkan. Semua peserta harus fokus dari awal sampai akhir,” ungkap Guruh.

‎Pada akhir acara, Kesit kembali mengingatkan bahwa kelulusan UKW bukan sekadar untuk mengejar sertifikat.

‎Kompetensi ini merupakan benteng utama untuk menjaga pers yang sehat dan profesional di tengah derasnya arus informasi digital.

Whats-App-Image-2026-03-14-at-19-21-23

(Daniel Turangan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *