logo tb
BeritaDaerahKab. Tapanuli UtaraNasionalNewsSumatera UtaraTerkiniTNI / POLRI

Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, Targetkan Pembangunan Daerah Terintegrasi dan Komprehensif

99
×

Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, Targetkan Pembangunan Daerah Terintegrasi dan Komprehensif

Sebarkan artikel ini

Target Berita.co.id Tapanuli Utara – Sumatera Utara, Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si., M.Si., membuka Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Induk Pembangunan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2027-2045.


‎Kegiatan ini berlangsung di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, pada Rabu (3/6/2026).Kepala Bappelitbangda Tapanuli Utara, Kartini Nahampun, dalam laporannya menyampaikan bahwa FGD ini menghadirkan sejumlah pembicara kunci (keynote speakers).

‎Di antaranya adalah Anggota Komisi I DPR-RI Sabam Rajagukguk dan Musa Rajekshah, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Ir. Restuardy Daud, M.Sc., Staf Khusus Mendagri Irjen Pol. Wahyu Bintono Haribawono, S.I.K., S.H., M.H., serta Kepala BPIW Kementerian PU RI Dr. Adenan Rasyid, S.T., M.T.

‎Diskusi ini dipandu oleh Guru Besar UTA’45 Jakarta & Kementerian PU RI, Prof. Dr. Ir. Manlian Ronald A. Simanjuntak, S.T., M.T., D.Min., IPU, ASEAN Eng., selaku moderator.

‎Dalam sambutannya, Bupati Jonius Taripar Hutabarat menegaskan agar hasil dari FGD ini tidak sekadar menjadi dokumen formalitas di atas kertas, melainkan menjadi jembatan transformasi jangka panjang bagi daerah.

‎Bupati memaparkan tiga program unggulan daerah, yaitu pengembangan sentra pertanian modern, peningkatan SDM yang unggul dan berdaya saing, serta pengelolaan pariwisata berkelanjutan.

‎Ia juga memaparkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Tapanuli Utara beserta berbagai potensi dan hambatan investasinya.

‎”Anggaran daerah kami sangat terbatas. Karena itu, kami mengajak para pelaku industri untuk berinvestasi di sini. Kami juga berharap Tapanuli Utara memperoleh berbagai dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat ke depannya. Semoga kita bisa menyerap banyak masukan dari peserta FGD untuk menyusun rencana jangka panjang ini,” ujar Bupati sekaligus membuka acara secara resmi.

‎Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPR-RI Musa Rajekshah menekankan pentingnya pembuatan Peraturan Daerah (Perda) terkait rencana induk ini agar penerapannya berkekuatan hukum.

‎”Pemerintah pusat harus memastikan adanya Perda tentang rencana pembangunan daerah. Inovasi inilah yang sedang kita upayakan bersama. Saya sangat mendukung langkah ini dan siap menjembatani Pemkab Tapanuli Utara dengan berbagai kementerian. Inovasi seperti ini sangat berpotensi diadopsi oleh daerah lain,” kata Musa Rajekshah.

‎Sementara itu, Sabam Rajagukguk memaparkan arah program pembangunan nasional hingga tahun 2029 yang selaras dengan Astacita Presiden Prabowo.

‎”Pemerintah Daerah harus menyelaraskan visi dan misinya dengan Pemerintah Pusat agar kolaborasi berjalan optimal. Mari bergerak cepat, siapkan data dan proposalnya, saya siap mengawal ini hingga ke tingkat kementerian,” tegas Sabam.

‎Materi kemudian dilanjutkan oleh Dirjen Bangda Kemendagri, Ir. Restuardy Daud, M.Sc., yang menyampaikan arahan Mendagri mengenai landasan hukum serta konsepsi penyusunan dokumen perencanaan daerah yang komprehensif.

‎Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng., Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., Kajari Taput Dedy Frits Rajagukguk, S.H., M.H., Sekda Drs. Henry MM. Sitompul, M.Si., Anggota DPRD Taput Fery Silitonga, serta Ketua DPRD Humbang Hasundutan Parulian Simamora.

‎Hadir pula pimpinan perangkat daerah, pejabat eselon III, perwakilan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), akademisi, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha selaku pembicara tamu

‎(Fulkan Tampubolon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *