logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) Catat Rugi Bersih Rp. 8,41 Miliar di Q1 2026, Fokus Kejar Ekspansi Pabrik Kendal

81
×

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) Catat Rugi Bersih Rp. 8,41 Miliar di Q1 2026, Fokus Kejar Ekspansi Pabrik Kendal

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.d Jakarta, Emiten produsen makanan ringan berbahan dasar akar tropis, PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI), membukukan penurunan kinerja keuangan pada Kuartal I 2026.

‎Perseroan mencatatkan rugi neto tahun berjalan sebesar Rp. 8,41 miliar, berbanding terbalik dari raihan laba bersih Rp. 2,00 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

‎Informasi tersebut disampaikan manajemen dalam acara Public Expose yang berlangsung di Favehotel Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026).

‎Penurunan profitabilitas ini dipicu oleh menyusutnya penjualan neto perseroan menjadi Rp. 36,53 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini, turun dari Rp. 38,84 miliar di Kuartal I 2025.

‎Tekanan ini berimbas langsung pada laba bruto yang merosot tajam menjadi Rp. 3,35 miliar, dari sebelumnya mencapai Rp. 10,80 miliar pada periode tahun lalu.

‎Akibatnya, MAXI harus menelan rugi sebelum pajak sebesar Rp. 8,41 miliar, berbalik dari posisi laba sebelum pajak sebesar Rp. 2,00 miliar pada Kuartal I 2025.

‎Dari sisi neraca keuangan per 31 Maret 2026, jumlah aset perseroan terkoreksi minor menjadi Rp. 295,83 miliar dari posisi Rp. 297,58 miliar per 31 Desember 2025.

‎Sebaliknya, jumlah liabilitas (utang) MAXI mengalami kenaikan menjadi Rp. 158,18 miliar, meningkat dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp. 151,52 miliar.

‎Di tengah tekanan kinerja keuangan jangka pendek, perseroan tetap optimis memacu pertumbuhan jangka panjang melalui ekspansi kapasitas produksi. MAXI kini tengah fokus melanjutkan pembangunan pabrik ketiganya di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah.

‎Melalui pabrik baru yang telah melewati proses groundbreaking ini, perseroan menargetkan tambahan kapasitas produksi sebesar 470 ton per bulan demi memperkuat penetrasi dan pangsa pasar di segmen domestik.

‎(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *