Targetberita.co.id Lebak – Banten, Memperingati momentum 10 Muharram 1448 H, Balai Desa Cisimeut Induk, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, penuh dengan rasa syukur dan khidmat pada Kamis (25/6/2026).

Kegiatan “Silaturahmi Alim Ulama Se-Desa Cisimeut Induk” yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim ini dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Leuwidamar.
Hadir dalam acara tersebut Camat Leuwidamar Agung Nugraha, S.KM., M.M., Kapolsek Leuwidamar IPTU Tjik Denmark, serta Danramil Leuwidamar Kapten Inf. Paino.
Kehadiran para pimpinan kecamatan ini menambah kekhidmatan acara yang mengusung tema “Menyantuni Anak Yatim, Menebar Kebaikan, Menggapai Keberkahan”.
”Alhamdulillah hari ini kita dihadiri Bapak Camat, Pak Kapolsek, dan Pak Danramil Leuwidamar. Ini merupakan kehormatan besar bagi Desa Cisimeut Induk sekaligus bukti nyata bahwa anak-anak yatim piatu di desa kami mendapat perhatian dari negara,” ujar Kepala Desa Cisimeut Induk, Juhedin.
Juhedin menjelaskan bahwa dana santunan tahun ini murni bersumber dari swadaya aparatur Pemerintah Desa Cisimeut Induk bersama jajaran TNI-POLRI. Seluruh elemen desa, mulai dari Kades, Sekdes, Kaur, Kasi, Staf, hingga pengurus RT/RW dan kelembagaan desa, sepakat menyisihkan sebagian penghasilan mereka.Dari gerakan swadaya tersebut, terkumpul dana sebesar Rp. 18.465.000 yang disalurkan secara merata kepada 71 anak yatim piatu.
”Kami aparatur desa sudah sepakat untuk menyisihkan gaji demi anak-anak yatim. Meski nilainya tidak seberapa, kami memberikannya dengan ikhlas. Mudah-mudahan ini menjadi ladang berkah untuk kita semua,” tutur Juhedin.
Di tempat yang sama, Kapolsek Leuwidamar IPTU Tjik Denmark memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif mulia tersebut.
Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian dan TNI akan selalu mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini.
”Polsek Leuwidamar mendukung penuh kegiatan ini, Anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama, Negara hadir lewat Bhabinkamtibmas dan Babinsa, ulama hadir lewat doa, dan warga hadir lewat sedekah,” tegas Kapolsek.
Suasana acara berubah haru saat prosesi santunan berlangsung. Kades Juhedin bersama Camat, Kapolsek, dan Danramil bergantian mengusap kepala dan menyuapi para anak yatim satu per satu.
Beberapa anak bahkan tidak kuasa menahan tangis bahagia karena merasa mendapatkan figur orang tua.
”Pak Camat sama Pak Kapolsek mau menyuapi saya kue. Rasanya senang sekali, seperti punya banyak ayah,” ungkap Padil, salah satu anak penerima santunan dengan polos.
Acara yang berlangsung syahdu ini juga diisi dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Terbaik Tingkat Kabupaten, Abdul Hanan Ma’sum, dan Qoriah Terbaik Desa, Siti Nurlela.
Sementara itu, tausiyah keagamaan mengenai keutamaan bulan Muharram disampaikan oleh Ky. Anta Aminudin.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para alim ulama se-Desa Cisimeut Induk, memohon keberkahan untuk kemajuan desa, perlindungan bagi anak-anak yatim, serta keselamatan bagi para pemimpin daerah.
(Ahmad Sungkawa / Miptahudin)
10 Muharram 1448 H: Forkopimcam Leuwidamar Hadiri Santunan Anak Yatim di Desa Cisimeut Induk













