Targetberita.co.id Jakarta, Warga di sekitar Jalan Bima Puing, RT 05/RW 04, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi tempat pengoplosan oli palsu.
Aktivitas tertutup di area tersebut dinilai meresahkan dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.Selain memicu kecurigaan, operasional di dalam lokasi itu kerap mengeluarkan bau menyengat yang mengganggu pernapasan warga.
Seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan menyatakan, aktivitas di dalam area tersebut sangat tertutup.
Meski demikian, pergerakan di dalam lokasi tampak berjalan secara berkala.
”Terkadang baunya maupun aktivitas di lokasi kerap mencurigakan. Kalau saya perhatikan, kok seperti ada aktivitas (ilegal) di dalam tempat tersebut,” ujar warga saat ditemui awak media di sekitar lokasi, Senin (10/8/2026).
Dugaan tempat pengoplosan pelumas ilegal ini semakin menguat setelah warga berulang kali melihat tumpukan drum bekas berukuran besar di dalam area.
Drum-drum tersebut identik dengan wadah yang biasa digunakan untuk menyimpan oli.
”Kami lihat ada sejumlah drum-drum bekas oli. Kadang kami berpikir, itu buat apa sih?” tuturnya.
Kondisi ini menimbulkan keresahan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Warga berharap aparat kepolisian bersama instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan atau inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan legalitas dan jenis kegiatan di tempat tersebut.
Pemeriksaan dinilai penting untuk mengantisipasi potensi pelanggaran hukum serta mencegah dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.
”Kami berharap ada pengecekan dari pihak terkait, supaya jelas sebenarnya tempat itu digunakan untuk apa. Kalau memang tidak ada masalah, warga juga bisa merasa tenang,” pungkasnya.
(Daniel Turangan)
Aktivitas Mencurigakan di Rawa Buaya, Warga Minta Polisi Periksa Gudang Diduga Tempat Oli Palsu













