logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

‎Wali Kota Jakbar: Pengolahan Sampah Organik Butuh Edukasi dan Teknologi Berkelanjutan

207
×

‎Wali Kota Jakbar: Pengolahan Sampah Organik Butuh Edukasi dan Teknologi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat terus menggencarkan upaya pengurangan volume sampah di wilayahnya.



‎Untuk memastikan efektivitas program tersebut, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meninjau langsung dua lokasi pengelolaan sampah di Kecamatan Kembangan pada Jumat (21/8/2026).

‎Dua titik yang menjadi fokus peninjauan adalah fasilitas pemilahan sampah mandiri di Puri Indah Blok B, Kembangan Selatan, serta Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) RW 01 Meruya Selatan.

Homestay Kampung Landeuh



‎Di Puri Indah Blok B, Iin mengapresiasi kemandirian warga yang telah konsisten memilah sampah selama dua tahun terakhir.

‎Aktivitas ini juga diperkuat lewat kolaborasi bersama Komunitas Sirsak untuk penanganan sampah anorganik. Meski demikian, Iin mencatat bahwa pengolahan sampah organik menjadi kompos masih menjadi pekerjaan rumah besar.

‎”Mengelola sampah organik untuk menjadi kompos itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Proses ini membutuhkan waktu, edukasi yang konsisten, serta dukungan teknologi,” ujar Iin di sela-sela peninjauannya.

‎Kondisi serupa ditemukan di TPS 3R RW 01 Meruya Selatan.

‎Fasilitas ini sebenarnya telah berhasil mengolah sampah anorganik yang tidak memiliki nilai jual menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) dan briket semen.

‎Namun, pengolahan sampah organik di lokasi ini masih terkendala masalah kualitas karena bahan bakunya masih tercampur dengan jenis sampah lain.

‎Menyikapi kendala tersebut, Pemkot Jakarta Barat kini tengah menjajaki kerja sama dengan pihak swasta yang memiliki teknologi mutakhir dalam pengolahan sampah organik.

‎”Ke depan, kami akan segera membahas dan merapatkan hal ini agar teknologinya bisa langsung diimplementasikan di wilayah Jakarta Barat,” tegas Iin.

‎Di akhir peninjauannya, Iin menekankan bahwa kunci keberhasilan penanganan sampah di perkotaan bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, dukungan teknologi yang tepat, serta kolaborasi yang kuat antar pihak.

‎(Daniel Turangan)

PT. BULE ADVENTURE BADUY
PT. BULE ADVENTURE BADUY