logo tb
BeritaDaerahNasionalNewsPasang KayuSulawesi BaratTerkiniTNI / POLRI

Wartawan Sulbar Diduga Dianiaya, Kapolres Pasangkayu Janji Usut Transparan

102
×

Wartawan Sulbar Diduga Dianiaya, Kapolres Pasangkayu Janji Usut Transparan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Pasangkayu – Sulawesi Barat, Taufan resmi melaporkan dugaan pemukulan dan ancaman yang dialaminya saat menghadiri undangan klarifikasi di SMA Negeri 1 Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Laporan tersebut dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasangkayu pada Jumat (18/9/2026) sore.

H. SARMILI, SH., MH.

Taufan datang ke Mapolres Pasangkayu bersama sejumlah rekan seprofesinya.

Laporan itu ditempuh setelah pertemuan yang semula diharapkan menjadi ruang klarifikasi terkait pemberitaan justru berujung pada dugaan tindakan kekerasan terhadap dirinya.

“Hari ini saya melaporkan kejadian yang saya alami ke SPKT Polres Pasangkayu. Saya datang bersama rekan-rekan jurnalis. Saya berharap laporan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Taufan.

Menanggapi laporan tersebut, Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, S.H., S.I.K., menyatakan pihaknya menghormati kemerdekaan pers serta menjamin perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Polres Pasangkayu Polda Sulawesi Barat menghormati kemerdekaan pers serta menjamin perlindungan terhadap jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Kami prihatin dan menyesalkan adanya informasi mengenai dugaan tindakan kekerasan yang dialami jurnalis Tribun Sulbar saat meminta klarifikasi di Kabupaten Pasangkayu,” kata Joko.

Menurutnya, informasi mengenai dugaan kekerasan tersebut menjadi perhatian serius kepolisian.

Polisi, kata dia, akan melakukan klarifikasi awal terhadap korban, saksi, dan pihak-pihak terkait.

Selain itu, penyidik juga akan mengumpulkan serta mengamankan bukti-bukti yang diperlukan untuk membuat terang perkara.

“Informasi tersebut menjadi perhatian serius. Kami segera berkoordinasi untuk melakukan klarifikasi awal kepada korban, saksi, dan pihak-pihak terkait, sekaligus mengumpulkan serta mengamankan bukti yang diperlukan,” tegasnya.

(Red)

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43