logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Direktur Utama PNM Periode 2018-2026 Arief Mulyadi Meninggal Dunia

62
×

Direktur Utama PNM Periode 2018-2026 Arief Mulyadi Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Tagetberita.co.id Jakarta, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) periode 2018–2026, Arief Mulyadi meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026).

Kepergiannya meninggalkan catatan perjalanan panjang di perusahaan pelat merah tersebut.

H. SARMILI, SH., MH.

Kabar duka itu disampaikan melalui akun Instagram resmi PNM.

Dalam unggahannya, perusahaan menyampaikan belasungkawa sekaligus penghargaan atas dedikasi Arief selama mengabdi di PNM, terutama dalam pemberdayaan masyarakat Indonesia.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, segenap keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Arief Mulyadi, Direktur Utama PNM periode 2018–2026,” tulis akun Instagram @pnm_persero, Selasa (27/10/2026).

PNM juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan kontribusi Arief selama memimpin perusahaan. PNM berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Arief Mulyadi lahir pada 23 Juni 1968. Ia meninggal dunia pada usia 58 tahun, setelah menghabiskan sebagian besar perjalanan profesionalnya di sektor keuangan dan pemberdayaan usaha mikro.

Sebelum dikenal sebagai pimpinan PNM, Arief mengawali kariernya di perusahaan tersebut pada 1999 sebagai account officer lapangan.

Posisi ini membuatnya memulai perjalanan dari lini operasional yang berhubungan langsung dengan kebutuhan nasabah.

Sebelum bergabung dengan PNM, Arief pernah bekerja di sejumlah lembaga penelitian.

Ia juga berkarier di Bank Nusa International pada periode 1994–1999, dengan pengalaman hingga tingkat manajer di kelompok perbankan ritel dan usaha kecil menengah.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya di sektor keuangan. Di PNM, tanggung jawab Arief terus berkembang seiring dengan perpindahan ke sejumlah posisi strategis.

Pada 2013, ia diangkat menjadi Executive Vice President Pengembangan Kapasitas Usaha dan Riset.

Dua tahun kemudian, ia menempati posisi Executive Vice President sebelum dipercaya menjadi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha pada 2017.

Pada tahun yang sama, Arief beralih menjadi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM.

Perjalanan karier Arief mencapai puncaknya ketika ia diangkat menjadi Direktur Utama PNM pada 13 Februari 2018. Saat itu, Menteri BUMN Rini Soemarno menetapkannya untuk memimpin perusahaan pada periode 2018–2022.

Kepercayaan tersebut berlanjut. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada 18 April 2022, Menteri BUMN Erick Thohir kembali mengangkat Arief sebagai Direktur Utama PNM untuk periode 2022–2026.

Selama masa kepemimpinannya, salah satu program yang menjadi perhatian adalah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Program ini menyasar perempuan prasejahtera yang menjalankan atau ingin mengembangkan usaha mikro.

Jumlah nasabah binaan Mekaar tercatat mencapai 15,2 juta orang pada masa kepemimpinannya. Perkembangan program tersebut turut mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo.

Mekaar menjadi salah satu instrumen PNM dalam memperluas akses pembiayaan bagi perempuan pelaku usaha mikro. Selain memberikan dukungan pembiayaan, program ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha dan mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Perkembangan program tersebut menjadi bagian dari catatan kepemimpinan Arief di PNM, perusahaan yang memiliki mandat untuk mendukung pembiayaan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Di luar perjalanan kariernya, Arief memiliki latar belakang pendidikan di bidang biologi dan ketahanan nasional.

Ia merupakan lulusan S1 Fakultas Biologi, Jurusan Ekologi, Universitas Jenderal Soedirman pada 1993.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan S2 pada program Kajian Strategi Ketahanan Nasional di Universitas Indonesia dan menyelesaikannya pada 2006.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43