Targetberita.co.id Lebak – Banten, Kuatnya komitmen pelestarian adat dan budaya Suku Baduy kembali tecermin melalui pelaksanaan tradisi Ngaseuk di Desa Adat Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

Lebih dari 800 warga adat Kanekes memadati kawasan ladang milik Kepala Desa Adat Kanekes, Jaro Oom, untuk bergotong-royong menanam padi huma.
Ngaseuk merupakan tradisi turun-temurun menanam padi ladang (huma) yang memegang peranan krusial dalam siklus kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat Baduy.
Bagi mereka, aktivitas ini bukan sekadar bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan pangan, melainkan bentuk penghormatan sakral terhadap leluhur sekaligus upaya menjaga keseimbangan alam.
Rangkaian ritual telah dimulai sejak malam hari di Kampung Kaduketug, tepat di kediaman Jaro Oom.
Alunan musik angklung tradisional bertalu-talu mengiringi malam warga hingga fajar menyingsing.
Pagi harinya, suasana kebersamaan begitu kental saat ratusan warga berbondong-bondong menuju ladang untuk memulai penanaman padi.
Kepala Desa Adat Kanekes, Jaro Oom, menegaskan bahwa tradisi Ngaseuk memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam tata kehidupan hukum adat Baduy.
Oleh karena itu, konsistensi pelaksanaannya menjadi tanggung jawab moral generasi penerus.
”Tradisi Ngaseuk ini merupakan bagian penting dari adat istiadat masyarakat Baduy. Kami berupaya keras menjaga dan melestarikannya agar tetap dijalankan oleh generasi penerus, tentunya dengan tetap mematuhi seluruh aturan serta ketentuan adat yang berlaku,” ujar Jaro Oom di sela-sela prosesi.
Keunikan dan kesakralan prosesi ini juga menarik perhatian berbagai pihak. Di tengah kesibukannya, Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi Partai Golkar, Sarkiman turut hadir langsung di tengah-tengah masyarakat adat.
Berangkat sejak pukul 05.00 WIB dari kediamannya, kehadiran Sarkiman bertujuan untuk berbaur sekaligus memberikan dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal.
”Kehadiran kami di sini adalah bentuk penghormatan terhadap keteguhan warga Baduy dalam menjaga harmoni dengan alam. Tradisi seperti Ngaseuk ini adalah aset budaya tak benda yang luar biasa bagi Kabupaten Lebak dan harus terus didukung oleh seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat luas,” kata Sarkiman.
Melalui konsistensi tradisi Ngaseuk, masyarakat Kanekes membuktikan bahwa nilai-nilai luhur Nusantara tidak luntur oleh arus modernisasi.
Ritual ini menjadi bukti nyata bahwa kekayaan budaya Indonesia tetap hidup dan dipraktikkan secara organik dari generasi ke generasi.
(Apiyudin / Agus Bule)
Menjaga Kedekatan dengan Alam, Ratusan Warga Baduy Gelar Tradisi Sakral Ngaseuk













