Targetberita.co.id Tulang Bawang – Lampung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang menunjukkan dukungannya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pers.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 November 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemkab Tulang Bawang melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Program UKW tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong terciptanya pers lokal yang sehat, profesional, independen, dan berintegritas, sekaligus meningkatkan kapasitas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Kepala Dinas Kominfotik Tulang Bawang, Nanan Wisanaga, melalui unggahan media sosial pada Kamis (5/11/2026), menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme insan pers di Kabupaten Tulang Bawang.
“Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang berkomitmen penuh mewujudkan pers lokal yang profesional, sehat, dan berintegritas. Kepedulian ini diwujudkan secara konkret melalui fasilitasi peningkatan kapasitas wartawan dengan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan yang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tulang Bawang bersama jajaran Dinas Kominfotik atas dukungan anggaran melalui APBD untuk peningkatan kompetensi wartawan, khususnya yang berdomisili di Kabupaten Tulang Bawang.
Menurutnya, pelaksanaan UKW bukan sekadar agenda peningkatan kapasitas, melainkan juga menjadi kesempatan bagi para wartawan untuk memperdalam pemahaman mengenai tugas, tanggung jawab, serta standar profesional dalam menjalankan aktivitas jurnalistik.
Ia menilai, peningkatan kompetensi wartawan akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi insan pers, tetapi juga bagi pemerintah daerah dan masyarakat sebagai penerima informasi.
“Dengan adanya program ini, wartawan akan lebih mampu menyajikan berbagai informasi kepada publik secara lebih profesional dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).
Ia juga berharap program peningkatan kompetensi tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan tahun ini, melainkan dapat menjadi agenda berkelanjutan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pers yang berkualitas.
“Saya selaku Ketua IWO Tulang Bawang dan secara pribadi berharap program ini terus berlanjut. Saya mengajak rekan-rekan insan pers di Tuba untuk memanfaatkan kesempatan baik ini, mengikuti UKW dengan semangat dan sungguh-sungguh,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pemahaman terhadap kaidah jurnalistik dalam menghasilkan sebuah karya pemberitaan.
Menurutnya, kemampuan menulis saja belum cukup apabila tidak diimbangi dengan pemahaman mengenai Kode Etik Jurnalistik, verifikasi informasi, keberimbangan berita, serta tanggung jawab terhadap publik.
“Di Tuba, wartawan yang mampu menulis itu banyak, namun yang mampu menyajikan informasi sesuai Kode Etik Jurnalistik itu masih minim. Melalui UKW inilah kita tingkatkan profesionalisme itu,” pungkasnya.
Pelaksanaan UKW pada 16–17 November mendatang diharapkan menjadi momentum bagi insan pers di Kabupaten Tulang Bawang untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga independensi, serta menghasilkan produk jurnalistik yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebab, pers yang profesional bukan hanya diukur dari kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga dari kepatuhan terhadap etika, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat.
(Edi Supriadi)














