logo tb
BeritaJakartaMetropolitanNasionalNewsTerkini

Agung Sulistio: Apresiasi Kepemimpinan Baru Polri, Kontrol Publik Tetap Diperlukan

109
×

Agung Sulistio: Apresiasi Kepemimpinan Baru Polri, Kontrol Publik Tetap Diperlukan

Sebarkan artikel ini

Targetberita.co.id Jakarta, Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (KabarSBI.com), Agung Sulistio, mengapresiasi arah kepemimpinan baru Polri yang menempatkan kedekatan dengan masyarakat, pelayanan publik, dan penegakan hukum sebagai bagian penting dalam pembenahan institusi.

Namun, menurut Agung, apresiasi tersebut perlu berjalan beriringan dengan fungsi kontrol publik agar setiap perubahan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, Senin (5/10/2026).

H. SARMILI, SH., MH.

Agung yang juga menjabat Ketua Umum Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT) dan Ketua II DPP Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI), mengatakan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” seharusnya diterjemahkan dalam pelayanan yang cepat, profesional, transparan, dan responsif terhadap persoalan warga.

Menurut Agung, salah satu ukuran penting kehadiran polisi adalah bagaimana institusi tersebut merespons laporan masyarakat.

Ia menilai penegakan hukum semestinya tidak bergantung pada seberapa besar sebuah perkara mendapatkan perhatian publik.

“Polisi tidak boleh menunggu sebuah perkara menjadi viral untuk menegakkan hukum. Masyarakat membutuhkan keadilan yang hadir sejak mereka mencari perlindungan hukum,” kata Agung.

Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat tidak dibangun hanya melalui slogan atau pernyataan, melainkan melalui pengalaman ketika masyarakat berhadapan langsung dengan aparat.

Laporan yang diterima, pelayanan yang diberikan, proses hukum yang berjalan, hingga mekanisme koreksi ketika terjadi kekeliruan menjadi bagian penting dalam membentuk kepercayaan tersebut.

“Ketika masyarakat datang membawa laporan, mereka membutuhkan kepastian bahwa laporan tersebut ditangani. Jika terdapat persoalan dalam proses penegakan hukum, harus tersedia ruang untuk melakukan koreksi. Di situlah kepercayaan publik tumbuh,” ujarnya.

Di sisi lain, Agung menegaskan bahwa kritik terhadap institusi kepolisian tidak semestinya dipandang sebagai bentuk pertentangan.

Menurut dia, media memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi secara berimbang, memberikan apresiasi atas kinerja yang baik, sekaligus mengingatkan ketika terdapat persoalan yang perlu diperbaiki.

“Kami akan memberikan apresiasi ketika ada prestasi dan menyampaikan kritik ketika terdapat persoalan. Keduanya merupakan bagian dari kontrol publik. Yang kami kawal adalah kepentingan masyarakat, profesionalisme institusi, dan tegaknya hukum,” kata Agung.

Karena itu, Agung berharap kepemimpinan baru Polri dapat terus memperkuat pelayanan publik, profesionalisme, integritas, transparansi, dan mekanisme pengawasan internal.

Bagi KabarSBI.com, GMOCT, dan LPK-RI, setiap langkah positif akan diapresiasi, sementara setiap persoalan akan tetap dikawal secara objektif dan konstruktif.

Menurutnya, Polri yang kuat bukan hanya yang mampu menegakkan hukum, tetapi juga yang terbuka terhadap kritik, berani melakukan koreksi, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat bahwa hukum berlaku adil bagi semua.

KabarSBI.com — Tajam mengawal fakta, berimbang dalam pemberitaan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

(Daniel Turangan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-09-26-at-21-26-43